Keterangan foto ijn.co.id

JAKARTA | duta.co – H Saefullah bukan saja dikenal sebagai Sekda DKI Jakarta. Ia adalah Ketua Tanfidziyah PWNU DKI. Saefullah meninggal dunia usai terpapar virus Covid-19. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, pun berkabung, mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya ketua tanfidziyah tersebut.

“Turut berduka cita atas wafatnya Dr. H Saefullah, M. Pd, semoga amal ibadahnya dan jasa-jasanya diterima di sisi Allah SWT,” tulis siaran resmi PWNU DKI, seperti dikutip dari situs resminya, Rabu (16/9/2020).

PWNU DKI berharap, perjuangan almarhum selaku ketua tanfidziyah dapat diteruskan di kemudian hari.

“Semoga kami yang ditinggalkan dapat meneruskan perjuangan beliau, amin,” tutup ucapan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, pria yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI Jakarta ini tutup usia siang hari ini, sekira pukul 12.55 WIB.

“Inalillahi waina ilaihi rojiun, benar telah meninggal dunia Pak Sekda. Semoga amal perbuatannya diterima di sisi Allah. Beliau orang sangat baik,” kata Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat dikonfirmasi.

Kader Tulen NU

H Saefullah terpilih sebagai Ketua PWNU DKI Jakarta pada konferensi wilayah NU DKI Jakarta di TMII, Sabtu (26/3/2016) malam. Ia memperoleh suara terbanyak di putaran kedua pemilihan. H Saefullah diamanahkan oleh forum konferensi sebagai Ketua NU DKI Jakarta untuk masa khidmah 2016-2021.

Ia memperoleh empat dari enam suara yang masing-masing diwakili oleh Ketua PCNU di Jakarta. Pemilihan putaran kedua dilakukan karena pada putaran pertama H Saefullah dan KH Muhyiddin Ishaq masing-masing memperoleh tiga suara.

H Saefullah yang belakangan berdinas sebagai Sekda Pemrov DKI Jakarta menjanjikan pengadaan Kantor PWNU DKI Jakarta. Ia mengawali karir kepegawaiannya dari guru di DKI Jakarta. Ia dikenal sebagai kader NU tulen. (ijn.co.id,nu.or.id)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry