Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti saat memberikan sambutan pada Musrenbang RKPD Kota Mojokerto 2027. (DUTA.CO/YUSUF W)

MOJOKERTO | duta.co – Pemerintah Kota Mojokerto melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Mojokerto 2027 di Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto, Jalan Gajah Mada 145, Kamis (12/3/2026).

Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menandaskan, Musrembang ini adalah forum strategis dan krusial. Bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata dari demokrasi perencanaan tempat di mana aspirasi rakyat bertemu dengan kebijakan teknokratis.

“Tahun 2027 akan menjadi tahun yang penting dalam melanjutkan dan mengakselerasi pembangunan daerah kita, Kota Mojokerto,” ujarnya.

Sebagai Ketua DPRD, Ery menekankan beberapa poin penting. Pertama, sinkronisasi. Menurutnya, harus dipastikan bahwa draft RKPD 2027 benar-benar selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan dan juga sejalan dengan rencana kerja pemerintah (RKPD) nasional. “Jangan sampai terjadi program yang berjalan sendiri-sendiri,” katanya wanti-wanti.

Kedua, ketajaman prioritas. Mengingat keterbatasan anggaran, lanjutnya, kita harus fokus dan tajam dalam menentukan skala prioritas.

“Program yang diusulkan harus memiliki dampak nyata dan terukur pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, dan peningkatan kualitas layanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan,” harapnya.

Kentiga, pemanfaatan lotensi. “Kita harus mengoptimalkan potensi lokal baik itu di sektor pariwisata, sektor industri kreatif dalam industri UMKM, maupun sektor yang lain untuk menciptakan kemandirian ekonomi daerah,” katanya.

Ery menegaskan, DPRD berkomitmen untuk mendukung setiap program yang berorientasi pada kepentingan rakyat. DPRD siap menjalakan fungsi penganggaran dan pengawasan secara optimal.

“Kami akan memastikan bahwa alokasi anggaran daerah di tahun 2007 benar-benar tepat sasaran dan memberikan value for money yang maksimal bagi daerah, yaitu penggunaan anggaran yang dilaksanakan secara ekonomis, efisien, dan efektif, sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif. Tidak hanya dalam forum Musrenbang, tetapi juga dalam proses implementasi dan pengawasan program pembangunan di lapangan. “Partisipasi publik adalah kunci akuntabilitas,” tandasnya.

Dia juga menyampaikan, DPRD Kota Mojokerto akan sangat ketat dalam mengawasi agar tidak ada duplikasi anggaran antara program kerja dan program yang sudah dibiayai oleh pusat. “Kolaborasi antara OPD dan instansi vertikal harus diperkuat,” imbuhnya.

DPRD juga berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh program kerja Pemerintah Kota Mojokerto yang memihak kepada masyarakat. “Untuk itu, ke depan kami akan mengevaluasi secara kritis usulan RKPD 2027 untuk memastikan setiap program lulus uji efisiensi dan efektifitas,” katanya.

Mendorong Pemerintah Kota Mojokerto untuk berani berinovasi dalam mencari sumber pendapatan alternatif yang tidak hanya tergantung pada transfer pusat.

Menjadi mitra kritis dalam pengawasan agar semangat efisiensi ini tidak mengorbankan hak-hak dasar masyarakat terhadap pelayanan pendidikan kesehatan dan infrastruktur yang layak.

Terakhir, Ery mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk menyatukan pandangan agar menadikan Musrenbang sebagai momentum untuk membangun birokrasi daerah yang cepat tanggap dan hemat, namun tetap berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita jadikan Musrenbang ini sebagai momentum untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang realistis aspiratif dan implementatif,” pungkasnya. (adv/ywd)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry