USAI BUKA ACARA: Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, usai membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Madiun Tahun 2023, memberikan pernyataan kepada awak media. (DUTA.CO/Agoes Basoeki)

MADIUN | duta.co – Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2023 diharapkan selaras dengan masukan masyarakat atau stakeholder, pembangunan Pemerintah Provinsi Jatim dan pusat, lalu, menyerap aspirasi dari bawah (masyarakat), meski diakui tidak semua aspirasi bisa diserap.

Demikian disampaikan sejumlah nara sumber dalam “Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2023” di Pendopo Muda Graha,. Kamis (10/3/2022). Mereka juga akui bahwa pandemi Covid-19 awal tahun 2020 lalu memberikan ‘pukulan’ berarti pada hampir seluruh sektor.

Asisten Administrasi Umum, Sekdaprov Jatim Saihul Gulam melalui vidcon dokumen RKPD harus selaras pembangunan jangka menengah atau panjang, baik provinsi dan pusat, penjabaran pembangunan jangka pendek daerah. Pelibatan partisipasi masyarakat, perguruan tinggi, tokoh masyarakat lainnya.

“Hal itu, RKPD dihasilkan merupakan telaah atau kajian pihak berkompeten, rekomendasi akhirnya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Pandemi Covid-19 awal tahun 2020 lalu, sempat membuat ekonomi Jatim alami penurunan hingga minus 2. Berkat pengalaman masa pandemi itu, PemprovJatim didukung seluruh mampu bangkit,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Mujono mengatakan, sekaligus tahun terakhir bagi pasangan Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra-Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan RKPD Tahun 2023.

Ia mengatakan, pembangunan partisipatif, kemampuan, pilihan perencanaan dari bawah adalah keniscayaan, bisa hasil keselarasan pembangunan daerah. RKPD cerminan kehendak masyarakat dan stakeholder.

“Kami merekomendasikan agar tidak meninggalkan hasil pembangunan sebelumnya, selaras dengan provinsi dan pusat. Kami ikut dilibatkan bisa jadi sinergis baik, lalu kami menyerap aspirasi rakyat, dituangkan dalam pikir untuk RKPD 2023. RKPD lebih berkualitas dan fokus pada strategis,” tandasnya.

Sedangkan, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra merasa optimistis, dalam tahun 2022 ini ada sejumlah capaian sesuai target. Sehingga RKPD Tahun 2023 beberapa diantaranya dari capaian tahun sebelumnya, hal itu seiring menurunnya pandemi Covid-19. Akibatnya, daerah lebih leluasa dibanding pada masa pandemi Covid-19 lalu.

“Tahun 2023 ada target harus dikejar yaitu peningkatan daya saing daerah, percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan strategis seperti pusat pemerintahan, selingkar Wilis. Peningkatan pasar produk olahan pertanian, perikanan dan sektor wisata, begitu juga kesiapan penanggulangan bencana,” ujarnya. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry