PALING MUMPUNI: Nasbul imamah wajibun. Cari pemimpi yang baik dan benar itu harus. Tampak ibu-ibu menanggap Cabup Taufiq yang dinilai sebagai pasangan terbaik. (ft/duta.co)

SIDOARJO | duta.co –Calon Wakil Bupati Sidoarjo, H Taufiqulbar yang berpasangan dengan BHS (Bambang Haryo Sukartono) diberondong pertanyaan ibu-ibu muslimat Buduran, Jumat (16/10/2020).

Ada tiga soal penting yang ditabayunkan ibu-ibu muslimat. Pertama, siapa sosok BHS? Kedua, bagaimana komitmennya untuk memajukan Sidoarjo? Ketiga, bagaimana dengan video joget BHS yang ramai di medsos?

Akhirnya, pengajian rutin di kediaman Bu Nyai Eva Masruroh itu, selain untuk menjelaskan program, Taufiq juga menjawab tiga pertanyaan tadi.

“Terus terang ibu-ibu, saya ini sudah dilamar menjadi Cawabup oleh sejumlah orang. Saya jawab: Apa tidak terbalik, saya lebih tepat jadi bupatinya. Tetapi,  begitu dilamar Pak BHS, saya tidak berani bilang begitu. Mengapa? Karena Pak BHS ini mumpuni di segala bidang. Baik soal uang, pendidikan, pengalaman, beliau jauh lebih unggul dari calon-calon yang saya temui,” tegasnya.

Soal uang? “Pak BHS sudah selesai. Beliau orang kaya. Anak-anaknya pengusaha sukses dengan ribuan karyawan. Niat Pak BHS hanya satu: Ingin melihat warga Sidoarjo sejahtera. Soal akhlak, jangan tanya. Saya sebagai santri sering dibuat kagum dengan kerendahan hatinya,” tegas Taufiq.

Keponakan Gus Husein (KH Husein Ilyas Mojokerto) ini, kemudian menjelaskan soal nasab BHS. Menurut Taufiq, salah besar, kalau ada yang mengatakan Pak BHS bukan orang Sidoarjo, tidak memiliki darah Sidoarjo.

“Pak BHS itu buyutnya sambung ke Adipati Sidoarjo. Adipati itu gelar kebangsawanan kepala wilayah dalam struktur pemerintahan saat itu. Jadi, buyut Pak BHS itu ikut ‘babat alas’ Sidoarjo,” tegas Taufiq.

Soal komitmen membangun Sidoarjo, tambahnya lagi, dari semua firgur yang ada, diakui BHS paling rasional dan paling paham bagaimana menggerakkan roda pembangunan di Sidoarjo. Daerah Sidoarjo ini memiliki potensi yang luar biasa. Tetapi, selama ini belum digarap maksimal.

“Pak BHS paham betul, di mana potensi-potensi itu berada. Misalnya, Bandara Juanda (Sidoarjo) ini tidak pernah dibesut menjadi kekuatan riil UMKM Sidoarjo, begitu juga terminal Bungursasih.  Belum lagi destinasi di segala sektor, ini belum dimaksimalkan,” tegasnya.

Masih menurut Taufiq, potensi besar BHS ini, membuat banyak orang iri. Akhirnya ada upaya-upaya untuk membunuh karakter dia. “Sekarang diisukan Pak BHS bukan orang Sidoarjo, salah besar. Lalu diviralkan video joget untuk menjatuhkan nama beliau. Itu rekayasa yang sengaja dibuat untuk ‘melumpuhkan’ Pak BHS sehingga berurusan dengan Bawaslu. Tetapi, setelah dijelaskan, semua paham, bahwa itu bagian dari kampanye hitam,” terangnya.

Setelah mendapat penjelasan Cawabup Taufiq, ibu-ibu muslimat merasa lega. “Ya! Mau kita pilih, harus jelas visi-misinya. Ibu-ibu bebas bertanya, siapa dia. Karena nanti yang memimpin daerah ini dia. Pilih pemimpin jangan karena ayahnya, tetapi, lebih karena kemampuannya,” demikian komentar Ibu Nyai Eva Masruroh.   (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry