SURABAYA | duta.co – Naskah-naskah kuno yang tersebar di sejumlah museum butuh perhatian serius dari pemerintah. Museum Nahdlatul Ulama (NU) yang terletak di Menanggal, Gayungan, Surabaya mengapresiasi upaya pendataan dan Identifikasi Naskah Kuno yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya.

“Kemarin kami ikut sosialisasi itu. Dan, pendataan serta identifikasi itu sangat penting untuk menjaga keutuhan dan kelanggengan arsip yang ada. Dengan begitu naskah tersebut mudah dicari keberadaannya dapat terdokumentasi secara nasional, lebih mudah ditelusuri, serta mendukung upaya pelestarian bagi generasi mendatang,” demikian disampaikan Mohammad Azharuddin, petugas Museum NU, Kamis (23/7/26).

Menurut Azhar, panggilan akrabnya, di Museum NU banyak naskah-baskah kuno yang butuh backup dari kearsipan. Di samping itu, sebelum dilakukan pengamanan perlu juga men-tashih naskah yang ada, dan tidak melupakan pemiliknya. “Bahkan sertifikat digitalisasi ini ada di Museum NU, tidak masalah. Yang terpenting adalah kepemilikan terus abadi, terpatrik apik dalam identifikasi tersebut,” tegas mahasiswa Pascasarjana di UNESA (Univesitas Negeri Surabaya) ini.

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Surabaya tenlah melanjutkan upaya pelestarian warisan budaya melalui kegiatan Pendataan dan Identifikasi Naskah Kuno selama dua hari.  Pada hari pertama, Rabu, 22 Juli 2026, peserta mengikuti sesi desk pendataan dan identifikasi bersama narasumber dari kalangan filolog Fakultas Ilmu Budaya serta Perpustakaan Provinsi Jawa Timur.

Melalui pendampingan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pendataan naskah kuno sebagai langkah awal pelindungan, pelestarian, dan pemanfaatan warisan dokumenter bangsa. Sejumlah peserta menyatakan kesediaannya untuk mendaftarkan koleksi naskah kuno melalui Khastara Perpustakaan Nasional RI, sehingga keberadaannya dapat terdokumentasi secara nasional, lebih mudah ditelusuri, serta mendukung upaya pelestarian bagi generasi mendatang. (azr)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry