JOMBANG | duta.co – Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH Muhammad Hasib Wahab Chasbullah atau Gus Hasib, sangat bersyukur karena sampai Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), kegiatan berjalan lancar.

“Kami bersyukur, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU — meski waktunya sangat amat mepet, — ternyata, bisa berjalan dengan baik. Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu suksesnya acara tersebut,” demikian disampaikan Gus Hasib, panggilan akrabnya sebagaimana diutarakan H Muhtazuddin SH, saat bertamu di ndalemnya, Selasa (1/9/26) pagi.

Dari kiri: KH Hasib Wahab Chasbullah, KH Hidayat dari Palembang dan H Muhtazuddin SH.

Muktamar ke-35 NU kali ini benar-benar istimewa. Pertama, diawali dengan dinamika jamiyah sebegitu rupa. Kedua, menghasilkan solusi terbaik, termasuk dalam sistem penguatan ahlul halli wal aqdi (AHWA). Ketiga, dibuka dan ditutup oleh Presiden RI.

Penutupan Muktamar ke-35 NU juga berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Forum tersebut menjadi puncak dari rangkaian Muktamar yang mempertemukan ulama, pengurus, serta perwakilan Nahdliyin dari berbagai wilayah Indonesia. “Terimakasih kepada pemerintah, yang begitu besar perhatiannya kepada jamiyah NU,” tegasnya.

Sebagai tuan rumah, kesiapan Gus Hasib memang menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan Muktamar yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Apalagi, sebagai panitia lokal (Panlok) Tambakberas bertekad netral, tidak mau larut dalam dukung mendukung calon.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Terima kasih kepada seluruh panitia, muktamirin, serta warga masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara ini di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,” ujarnya.

Tak lupa. Gus Hasib juga menyampaikan selamat bekerja semoga diberikan jalan keluar terbaik untuk KH Abdul Hakim Mahfidz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan  KH Miftakhul Achyar sebagai Rais Aam PBNU.

“Tidak mudah, tetapi, kami sangat yakin beliau mampu menjalankan amanah dengan baik. Apalagi beliau (Gus Kikin) adalah dzurriyah Mbah Hasyim salah satu muassis NU,” tegasnya ditirukan Cak Muh panggilan akrab H Muhtazuddin SH.   (muh)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry