Direktur Utama Jasamarga Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Adi Prasetyo.

PROBOLINGGO | duta.co – Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi atau Tol Prosiwangi mulai dibuka secara fungsional dari tanggal 14 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Jalan tol sepanjang hampir 50 kilometer tersebut dapat dilintasi secara gratis selama masa operasional fungsional.

Direktur Utama Jasamarga Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Adi Prasetyo mengatakan, pembukaan tol fungsional ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Kakorlantas Polri untuk mendukung pelayanan arus mudik Lebaran.

“Sebagaimana SKB yang sudah ditetapkan bersama dari Menteri Perhubungan, Menteri PU, dan Kakorlantas, kami harus melayani arus mudik Lebaran ini mulai tanggal 14 Maret pukul 06.00 pagi sampai pukul 16.00 sore hingga tanggal 29 Maret,” kata Adi Prasetyo.

Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan agar tol tersebut aman dilalui para pemudik, mulai dari kesiapan fisik jalan hingga perlengkapan rambu lalu lintas.

“Segala sesuatu yang diperlukan untuk melayani itu sudah kita siapkan. Baik pelayanan konstruksi, dalam artian fisik jalan tol sudah selesai dan bisa dilewati secara aman, rambunya juga sudah siap sehingga aman dilalui para pemudik,” jelasnya.

Selain kesiapan infrastruktur, pengelola tol juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengaturan lalu lintas selama masa mudik.

“Dalam pelayanan lalu lintas, kami bekerja sama dengan rekan-rekan kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Jika ada potensi kemacetan, bisa dilakukan antisipasi secara dini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Adi menyebutkan, berdasarkan data arus kendaraan pada masa Natal dan Tahun Baru sebelumnya, diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas di Tol Prosiwangi selama masa fungsional Lebaran akan meningkat.

“Kalau melihat data Nataru kemarin, dalam masa fungsional selama 10 hari sekitar 120 ribu kendaraan. Untuk Lebaran ini diperkirakan naik sekitar 5 persen, sehingga kami prediksikan sekitar 150 ribu sampai 160 ribu kendaraan akan melintas selama masa fungsional,” katanya.

Tol Prosiwangi yang dibuka fungsional memiliki panjang sekitar 49,86 kilometer dan dapat dilalui tanpa tarif selama masa uji operasional tersebut. Meski demikian, pengguna jalan tetap diminta mematuhi aturan lalu lintas.

“Meskipun jalan tol ini fungsional dan masih gratis untuk sekitar 49,86 kilometer atau hampir 50 kilometer, kami tetap menghimbau para pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan kaidah berkendara dengan baik,” tegas Adi.

Ia juga menjelaskan bahwa progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai lebih dari 97 persen. Saat ini hanya tinggal penyempurnaan beberapa bagian sebelum dioperasikan secara penuh.

“Kalau boleh dibilang progres fisiknya sudah lebih dari 97 persen. Tinggal penyempurnaan sedikit dan kita harapkan bisa dioperasikan secara penuh pada pertengahan tahun ini,” katanya.

Meski demikian, pengendara diminta mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas di titik akhir tol, khususnya di Simpang Susun Besuki yang terhubung dengan jalan nasional wilayah Situbondo Barat.

“Yang perlu diwaspadai adalah di ujung Simpang Susun Besuki, karena di sana pertemuan dengan jalan nasional. Di titik itu rawan macet sehingga nanti bisa dilakukan rekayasa lalu lintas bersama kepolisian,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, jika terjadi kepadatan kendaraan di wilayah tersebut, kemungkinan akan dilakukan pengalihan arus dari titik sebelumnya seperti di wilayah Paiton.

Tol Prosiwangi sendiri memiliki konfigurasi dua jalur dua arah (2×2). Namun untuk segmen Paiton hingga Besuki, hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan kecil guna mengantisipasi kepadatan di titik akhir tol.

“Untuk jalur sampai Gending hingga Paiton bisa dilalui semua kendaraan. Tetapi dari Paiton sampai Besuki hanya untuk kendaraan golongan kecil, sebagai antisipasi terhadap potensi kemacetan di rest area maupun di ujung akses Situbondo Barat,” pungkasnya. hul

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry