
MOJOKERTO | duta.co –– Wali Kota Mojokerto, Ning Ita, memasang target 100% untuk capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Mojokerto. Target ini jauh di atas target nasional yang hanya menargetkan 36%.
“Saya harapkan CKG bisa 100% untuk seluruh warga Kota Mojokerto. Jadi, tidak mengikuti target nasional yang hanya 36%,” tandas Ning Ita saat monitoring CKG ke sejumlah Puskesmas, Kamis (12/6/2025).
Sejumlah Puskesmas yang dikunjungi dalam rangka monitoring CKG yakni Puskesmas Blooto, Mentikan, Kedundung, dan Kranggan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal sekaligus menyapa warga yang tengah mengikuti pemeriksaan.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto ini yakin target 100% akan terpenuhi mengingat bahwa sejak lima tahun terakhir Pemerintah Kota Mojokerto telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warganya, bahkan sebelum program nasional Cek Kesehatan Gratis dari Kementerian Kesehatan diluncurkan.
“Target 100% bisa terpenuhi. Tanpa program CKG dari Kemenkes pun warga Kota Mojokerto sudah rutin dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan semuanya sudah gratis selama lima tahun terakhir ini,” ujarnya.
Ning Ita menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa Kota Mojokerto dalam pelaksanaan CKG yang dimulai sejak 10 Februari 2025. Hingga 11 Juni 2025, capaian CKG telah menyentuh angka 45,84% atau setara dengan 62.989 dari total 137.393 sasaran penduduk berdasarkan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK)).
“Alhamdulillah, pelaksanaan CKG di Kota Mojokerto sangat baik. Capaian kita bahkan sudah di atas target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.
Capaian ini juga telah melampaui target Quick Win 100 hari kerja Ning Ita – Cak Sandi. Dalam Quick Win, Ning Ita memasang target 25% untuk CKG. “Target CKG dalam Quick Win sudah selesai, sudah terpenuhi,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto Farida Mariana menjelaskan, untuk memenuhi target 100% CKG, pihaknya telah mengatur strategi dengan cara memasang target kepada seluruh Puskesmas.
“Strateginya, semua Puskesmas kita libatkan dalam CKG dengan memberi target maksimal, setiap hari harus berapa sesuai dengan kondisi wilayah kerja masing-masing. Kemudian pasien yang berobat juga kita arahkan untuk CKG,” jelasnya.
Tidak hanya itu, anggota Prameswari (Program Pemantauan Kesehatan Warga Terintegrasi) juga dilibatkan dengan cara door to door mengarahkan warga agar melakukan CKG.
“Anggota Prameswari kan ada 73 orang. Setiap anggota Prameswari kita beri target mengajak sebanyak 15 orang setiap hari untuk melakukan CKG,” katanya.
Dengan semangat pelayanan yang terus ditingkatkan, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit semakin meningkat demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas. (ywd)