MOJOKERTO | duta.co – Lebih dari 20 stan inovasi meramaikan Mojo City Innovation Expo 2026 di Atrium Sunrise Mall, Kota Mojokerto, pada 19–20 Oktober 2026. Melalui pameran bertema Ideas into Action, Innovation into Impact tersebut, seluruh OPD hingga tingkat kelurahan di lingkup Pemerintah Kota Mojokerto memperkenalkan berbagai gagasan dan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Dua inovasi digital yang diluncurkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kota Mojokerto misalnya, yakni SI BIMA MAJAPAHIT dan SI TARUNA AMAN TERKENDILI, sengaja diluncurkan dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Dua inovasi ini dikreasi dalam rangka menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga pelayanan semakin optimal,” ujar Kepala DPUPR Perkim, Endah Supriyani, Selasa (20/10/2026).

Endah menjelaskan, SI TARUNA merupakan aplikasi Penataan Ruang. Fiturnya untuk mengakses data spasial dan aspasial untuk rencana pola ruang di Kota Mojokerto.

Dengan membuka aplikasi SI TARUNA melalui link SIPR-mjk.citymap.id, akan diperoleh informasi pola ruang atau peruntukan setiap wilayah di Kota Mojokerto.

“Jadi, dengan adanya aplikasi ini, masyarakat tidak perlu susah-susah datang ke Pemkot Mojokerto. Cukup membuka SI TARUNA, maka akan diperoleh semua informasi terkait RDRT (Rencana Detail Tata Ruang),” tandasnya.

Sedangkan SI BIMA, lanjutnya, merupakan inovasi di bidang Bina Marga. Fiturnya utamanya ada aspirasi atau pelaporan dari masyarakat terkait infrastruktur jalan dan jembatan.

“Lagi-lagi masyarakat tidak perlu susah datang ke kantor DPUPR untuk menyampaikan aspirasi atau pelaporan terkait jalan dan jembatan. Cukup disampaikan melalui SI BIMA dengan link sibima.mojokertokota.go.id, maka petugas dari Bidang Bina Marga pasti akan menindaklanjuti dengan melakukan inspeksi dan tindak lanjut berikutnya,” tegasnya.

“Tidak hanya itu, dalam SI BIMA ini juga ada fitur Master Jalan yang memuat Master Data menampilkan data induk seluruh jalan kota dan jalan lingkungan di Kota Mojokerto,” imbuhnya.

Sebelumnya, Mojo City Innovation Expo 2026 ini telah dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada Senin (19/10/2026) malam. Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri pada Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, David Yama.

Selain menampilkan inovasi perangkat daerah, kegiatan ini turut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, daerah sekitar seperti Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Mojokerto.

Untuk diketahui, lonsistensi dalam mengembangkan inovasi turut mengantarkan Kota Mojokerto meraih predikat kota terinovatif se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri selama 4 tahun berturut-turut, sejak tahun 2022.

Pada 2026, sebanyak 259 inovasi Kota Mojokerto telah masuk dalam aplikasi inovasi Kementerian Dalam Negeri. ywd

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry