RINGSEK : Kondisi mobil Agya yang ringsek usai menabrak truk. (duta.co/faisal)

PROBOLINGGO | duta.co – Mobil Toyota Agya menabrak truk tronton parkir di Jalur Pantura Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (8/9/2019) pagi. Tiga orang tewas, dua orang lainnya kritis.

Mobil Agya bernopol N 1671 NE tersebut berisi lima penumpang. Si sopir Maman dan istrinya Yunifah, warga Kecamatan Kuripan, saat ini dirawat intensif di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sedangkan tiga penumpang lainnya yang merupakan sepasang keluarga meninggal dunia. Yaitu Syamsul Arifin (25), Nurul istiqomah (25), dan Bilqis Sabrina Sauqi (3). Keluarga ini tercatat sebagai warga Kecamatan Besuk.

Menurut Rozik, warga di sekitar lokasi kecelakaan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Agya meluncur dari barat. Para penumpang hendak pulang dari Surabaya ke kampung halamannya.

“Mobil putih itu tiba-tiba tak stabil dan oleng ke bahu kiri jalan. Waktu itu ada truk tronton parkir du bahu jalan. Truk ditabrak dari belakang oleh Agya,” katanya.

Bodi depan hingga samping rusak berat tak terbentuk. Bahkan, kaca dan rangka mobil berhamburan di jalan.  Dirinya dan warga lainnya langsung melakukan evakuasi keada para korban. Tiga korban yang tewas di lokasi kejadian langsung dibawa ke Kamar mayat RSUD Waluyo Jati. Sementara 2 korban yang luka-luka dibawa ke IGD Waluyo Jati.

Kepada wartawan di RSUD Waluyo Jati, Maman mengaku memang mengantuk sesaat sebelum kecelakaan. Dia kelelahan saat berangkat dari Surabaya.

“Saya mau mengantar teman (Syamsul sekeluarga) ke rumahnya di Besuk. Kami sama-sama kerja di Surabaya. Sebelum musibah, saya sudah istirahat selama tiga kali,” katanya Minggu (8/9/2019).

Namun, sebelum sampai di tujuan, Maman mengantuk hingga lepas kendali dan mobil yang dikendarainya menabrak bodi truk belakang yang memuat keramik sedang parkir.

“Saya paksakan terus jalan karena ada bayi yang ikut, kasihan. Tiba-tiba mobil saya oleng ke kiri dan nabrak,” jelasnya.

Kanitlaka Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa yang datang ke RSUD menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, disimpulkan bahwa ada kelalaian dari sopir Agya.

Menurutnya, kecelakaan terjadi karena sopir Agya melajukan mobil dalam keadaan mengantuk dengan dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak tronton yang sedang parkir.

“Posisi penumpang, di baris kursi depan ada Maman dan Syamsul. Di baris kursi belakang, ada Yunifah (di belakang Maman) dan Nurul yang menggendong Bilqis. Mobil Agya menyeruduk tronton dari kiri, sehingga Maman dan Yunifah selamat,” jelasnya. (afa)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry