dr Fariska Zata Amani, SpOG, M.Ked.Klin

Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran

KEHAMILAN adalah momen yang membahagiakan bagi pasangan suami istri. Banyaknya mitos seputar kehamilan yang berkembang di masyarakat, di mana informasi tersebut seringnya tidak akurat, yang dapat menambah rasa kekhawatiran ibu hamil, yang dapat berisiko bagi kesehatan ibu dan janin.

Untuk itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui mana informasi yang benar dan mana mitos yang tidak perlu dipercaya. Hal ini juga akan mengurangi rasa kecemasan pada ibu selama kehamilan.

Kali ini kita akan melakukan pembahasan bagaimana fakta yang benar mengenai beberapa mitos yang banyak beredar di masyarakat.

  1. Mitos : Ibu hamil harus makan dengan porsi dobel selama hamil, untuk ibu dan janin yang dikandungnya.

Fakta : Selama hamil, bukan porsi makannya yang harus dobel atau 2x lipat dari porsi sebelum hamil, melainkan ada penambahan nutrisi atau gizi pada makanan. Sehingga, jangan sampai ibu hamil menambahkan kalori secara berlebihan hingga membuat porsi dobel tiap kali makan. Hal ini dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan yang bisa berdampak buruk bagi kehamilan, contohnya peningkatan risiko diabetes dalam kehamilan, preeklampsia (hipertensi dalam kehamilan) dan risiko bayi besar saat lahir (makrosomia). Berdasarkan panduan Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan tahun 2019, bagi ibu hamil pada trimester pertama membutuhkan tambahan kalori hanya sebesar 180 kalori per hari. Pada trimester kedua dan ketiga dibutuhkan tambahan kalori sebesar 300 kalori per harinya. Selain itu, ibu hamil juga harus menerapkan pola makan seimbang, tinggi protein dan serat.

  1. Mitos : Minum air putih es atau dingin membuat janin besar.

Fakta : Air putih memiliki nol kalori. Karena itu, air putih yang diminum baik dingin, panas atau dalam bentuk es tidak akan membuat janin besar. Ibu hamil boleh mengkonsumsi air putih dalam bentuk apapun. Yang perlu diketahui, banyak ibu yang tidak hanya meminum es air putih saja, seringnya dicampur dengan es sirup, es teh manis dengan gula. Penambahan gula maupun sirup yang berlebihan ini lah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes dalam kehamilan dan dapat menyebabkan janin besar.

  1. Mitos : Ibu hamil tidak boleh minum kopi

Fakta : Kafein yang terkandung dalam kopi dapat melewati plasenta dan menuju ke janin. Tubuh janin yang masih berkembang ini memerlukan waktu lebih lama untuk memproses kafein tersebut. Menurut American College of Obstetrician and Gynecologists, asupan kafein yang kurang dari 200 mg per hari tidak meningkatkan risiko keguguran maupun kelahiran prematur. Namun, bila konsumsi kafein secara berlebih dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, risiko obesitas, diabetes dalam kehamilan, dan keguguran. Jadi, ibu hamil boleh mengkonsumsi kopi asalkan tidak berlebihan, yaitu tidak lebih dari 200 mg kafein (setara dengan 1 – 2 cangkir kopi) per hari.

  1. Mitos : Ibu hamil tidak boleh makan nanas

Fakta : Pada buah nanas mengandung enzim bromelain yang merupakan zat yang dapat memecah protein di dalam tubuh dan dapat merangsang kontraksi, sehingga berisiko menyebabkan perdarahan dan keguguran. Namun, yang perlu diketahui bahwa kadar atau jumlah bromelain dalam buah nanas sangatlah kecil sehingga bila ibu hamil mengkonsumsi dalam batas wajar, tidak akan mempengaruhi kehamilan. Selain itu, penelitian menunjukkan dosis bromelain 1500 mg/ hari pada hewan coba tidak menimbulkan kecacatan janin. Meskipun buah nanas ini aman, sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi secara berlebihan, karena dapat menimbulkan nyeri ulu hati ataupun diare akibat kandungan asam pada buah nanas bisa meningkatkan produksi asam lambung. Jadi, ibu hamil tetap boleh mengkonsumsi buah nanas asal tidak berlebihan. (bersambung)

  1. Mitos : Bila perut ibu hamil kecil, maka janin yang dikandung juga pasti kecil.

Fakta : Ukuran perut ibu hamil tidak dapat dijadikan sebagai patokan untuk memprediksi dengan sempurna dan akurat bobot janin yang dikandung. Untuk mengetahui taksiran berat janin lebih tepat yaitu dengan menggunakan USG (ultrasonography). Untuk itu, ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan USG setidaknya minimal 3 kali selama hamil. Selain itu, pengukuran gizi ibu hamil selama hamil bukan melalui ukuran perut, namun melalui berat badan ibu hamil.

  1. Mitos : Ibu hamil tidak boleh berolahraga

Fakta : Olahraga memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil, salah satunya adalah mempermudah proses persalinan secara normal nanti. Selama kehamilan berlangsung normal dan sehat, tidak mengalami komplikasi atau kelainan, maka ibu hamil dapat tetap berolahraga. Beberapa olahraga yang dianjurkan menurut American College of Obstetrics and Gynecologic, yaitu: senam hamil, gerakan kegel, yoga, pilates, jalan kaki atau menari. Olahraga ini dapat dilakukan selama 30 menit per sesi dan dilakukan setidaknya 3-4 kali dalam seminggu. Usahakan pula untuk tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup, lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya. Hindari kegiatan yang berisiko membuat ibu hamil terjatuh, mengalami trauma fisik atau terkena hantaman sehingga melukai ibu dan janin seperti: bersepeda off road, berkuda, judo, scuba diving.

  1. Mitos : Ibu hamil tidak boleh melakukan hubungan seksual

Fakta : Ibu hamil dengan kehamilan yang normal dan tidak mengalami komplikasi dapat tetap berhubungan seksual. Hubungan seksual dan orgasme selama kehamilan tidak menimbulkan persalinan prematur maupun ketuban pecah dini. Namun, ada keadaan khusus dimana berhubungan seksual selama hamil harus dihindari, yaitu: adanya riwayat perdarahan selama hamil, riwayat ketuban pecah dini di kehamilan sebelumnya, riwayat persalinan prematur sebelumnya dengan adanya riwayat inkompetensia cervix (keadaan dimana jaringan leher rahim mengalami kelemahan).

Itulah beberapa penjelasan seputar mitos kehamilan yang berkembang di masyarakat dan kerap membuat ibu hamil cemas dan khawatir. Nikmati setiap momen kehamilan dan usahakan rutin kontrol agar kehamilan dan persalinan berlangsung lancar. Semoga bermanfaat dan salam sehat!  (berbagai sumber)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry