MACAN PUTIH : Kemampuan Syaiful dan Fajar menjadi kiper semakin teruji (duta.co/Nanang Priyo)

KEIDRI | duta.co -Laga Big Match akan tersajikan pada pertandingan ke-4 Persik Kediri dijamu Persis Solo bertempat di kandang sementara Stadion Wilis Madiun. Misi balas dendam tentunya menjadi modal utama anak asuh Budiarjo Thalib dalam laga digelar sore nanti.

Kalah 2-1 saat laga uji coba di kandang Macan Putih, diharapkan tim kebanggan Kediri ini merubah pola permainan dan tidak grogi saat meladeni gempuran Laskar Samber Nyowo, digalang Ugiek Sugianto dkk.

Barisan pertahanan Persik Kediri akan kembali diuji dalam laga resmi lanjutan Liga II Wilayah Timur. Sementara menduduki peringkat satu dengan poin 7, akan dijamu Persis yang kini masuk zona merah karena dalam dua pertandingan belum pernah meraih kemenangan. Namun, fokus pertandingan nanti akan tertuju pada barisan pertahanan trio, Alex Djin – Ibrahim – Risna.

Menyebut nama terakhir, Risna Prahalabenta dikenal dengan tendangan geledek-nya dan telah dua kali menjebol gawang lawan, sempat membuat blunder saat laga uji coba. Karena salah menghalau bola, bola justru memantul ke arah gawang sendiri. Manager Persik Kediri, Benny ‘Romeo’ Kurniawan saat dikonfirmasi menegaskan bahwa timnya datang ke Madiun bukan untuk kalah.

“Bahwa Persis Solo jelas memantau dan mengintai terus kekuatan kami, kemudian mempelajari pola permainan. Namun saya tadi malam sudah bicara dengan Coach Budi Jo, akan melakukan perubahan dan tidak memberikan kesempatan ruang tembak kepada anak-anak Solo,” ungkapnya.

Terkait kepemimpinan wasit, Benny berharap pengadil lapangan untuk bekerja secara fair dan semua ini demi kemajuan sepak bola tanah air.

“Saya tidak berharap dibantu wasit untuk meraih kemenangan, keinginan kami semua agar wasit mengambil semua keputusan secara fair play. Pertandingan jadi enak ditonton dan siapa yang bermain bagus tentunya yang berhak meraih kemenangan,” ucap Benny Kurniawan. (nng)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry