Kedua santri diamankan di Mako Satpol PP Kota Kediri (Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co – Sungguh miris, dua santri Pondok Kedonglo Kelurahan Bandar Lor Kota Kediri, masih duduk di bangku Kelas 9 SMP Wahidiyah, ditemukan teler tak sadarkan diri di Taman Brantas, Jl Mayjend Sungkono Kota Kediri.

Anggota Satpol PP yang datang di lokasi kejadian, juga mengamankan satu botol besar berisi miras sejenis oplosan.

Dijelaskan Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, saat pihaknya mendapatkan laporan masyarakat, ada dua anak tergeletak di kawasan taman, pada Minggu dini hari. Selanjutnya AS (15) dan DM (16), keduanya warga Desa / Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dibawa ke Mako Satpol PP.

“Keduanya mengaku bertemu segerombolan anak punk, kemudian dimintai uang ternyata untuk membeli minuman dalam botol besar mineral, berisi miras sejenis oplosan. Keduanya mengaku sempat meminum kemudian tidak sadarkan diri,” jelas Nur Khamid.

Selang satu jam, salah satu anak terlihat sadar dan seperti kebingungan saat berada di ruang pemeriksaan. “Saya tadi dari pondok jalan kaki menuju taman, kemudian bertemu anak punk. Terus dimintai uang kemudian diajak minum. Saya tidak tahu jika ternyata itu berisi minuman keras,” jelas AS saat dikonfirmasi di Mako Satpol PP.

Dia juga mengaku tidak ingat dengan gerombolan anak punk yang ketemu dengannya di Taman Brantas. Dengan wajah tertunduk lesu, AS mengaku takut bila kasus ini diketahui kedua orangtuanya dan pihak Pengurus Pondok Kedonglo.

“Bapak saya kerja di Malaysia, ibu mengurus rumah. Saya takut jika sampai bapak tahu terus saya dikeluarkan dari pondok,” tuturnya. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.