HERI diminta menemui massa. Pihak Apdesi sepakat dengan Kapolres jaga kondusifitas (duta.co/fathul)

PROBOLINGGO | duta.co – Apdesi (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo mengerahkan massa menuju Kantor Probolinggo untuk melakukan aksi demo damai, Senin (18/10/2021).

Demo itu bertujuan untuk meminta kepastian kapan Pilkades serentak tahap II di 251 desa se-Kabupaten Probolinggo akan digelar.

Ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo, Hasanuddin menyebut, aksi demo ini merupakan jalan terakhir karena sebelumnya Apdesi sempat mengadakan audiensi. Bahkan sempat juga menyurati Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko namun tidak menerima jawaban sampai hari itu.

Dia menyebut ketetapan tanggal pelaksanaan Pilkades tahap II diundur-undur karena dinilai ada permainan dari pihak pemkab.

Pihaknya pun sudah membuat kesepakatan dengan Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi bahwa dalam aksi demo itu tidak ada aksi anarkis dan tetap menjaga kondusifitas.

Nampak ribuan massa membanjiri jalan Panglima Sudirman No.134 dan menyebabkan kemacetan yang cukup panjang.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, datang menemui kerumunan massa mewakili plt bupati.

Ia menyampaikan saat ini Timbul tengah menghadap Mendagri dan gubernur terkait Perbup, namun kerumunan massa itu justru bersorak tidak percaya. Bahkan Ia juga sempat ditahan di tengah kerumunan massa.

Massa itu meminta agar Heri bisa memberikan bukti yang memuaskan serta dituntut untuk segera mengeluarkan SK pada saat itu juga.

Dari aksi tersebut, Heri selaku perwakilan Pemkab meneken surat pernyataan akan menggelar tahapan Pilkades pada 28 Oktober 2021, dan pelaksanaan Pilkades pada 17 Februari 2021. hul

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry