Kepala Smamda Surabaya, Astajab menyerahkan tanda mata kepada mantan kasek. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co — Milad ke-47 SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya ditandai dengan proses pembangunan gedung delapan lantai (Smamda Tower) yang direncanakan selesai pada September 2022 ini.

Perayaan milad Smamda Surabaya rutin dilakukan setiap tahunnya. Namun, di tahun ini digelar berbeda seremonialnya diadakan di lokasi dibangunnya gedung delapan lantai atau Smamda Tower.

“Gedung ini dibangun dalam rangka meningkatkan pelayanan pada bidang fasilitas , di mana selain untuk ruang kelas, memiliki fasilitas berupa ruang pertemuan dengan kapasitas 1.300 orang, sport center, fitness center dan kolam renang,” kata Kepala Smamda Surabaya, Astajab di sela perayaan Milad-47, Sabtu (29/1/2022).

Gedung ini merupakan salah satu capaian Smamda dalam meningkatkan layanan pendidikan. Capaian Smamda mulai berdirinya tahun 1975 sampai saat ini menjadi pilot project pemerintah di bidang pendidikan di antaranya menjadi Sekolah rSBI, Sekolah Model, Sekolah Rujukan Nasional, Sekolah BRIDGE, hingga saat ini ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak.

Selain itu kerjasama Smamda dengan beberapa sekolah dan universitas di Luar Negeri diantaranya dengan sekolah di Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Belanda dan Australia.merupakan capaian yang tidak datang begitu saja.

Jalinan kerjasama dengan sekolah Lorne P 12 di Australia yang tetap terjaga menjadi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya sebagai satu – satunya sekolah yang dikunjungi Menteri Luar Negeri Julie Bishop pada 2019 lalu.

Pada 2020 Smamda telah menginisiasi program studi ekskursi ke Turki plus umroh walaupun belum bisa terlaksana karena pandemi Covid-19. Selain itu banyak capaian prestasi yang diraih siswa siswi Smamda baik tingkat nasional maupun internasional.

Di antaranya bidang presenter, robotika, bahasa inggris, manga, podcast dan lain sebagainya. Beberapa guru smamda juga menjuarai berbagai lomba di antaranya lomba inovasi pembelajaran. Pencapaian prestasi terbaru smamda adalah Juara Umum Tingkat SMA dan menjadi Muhammadiyah Outstanding School dalam ajang Muhammadiyah Education Award 2021.

Milad kali ini diisi dengan berbagai lomba guru, siswa dan karyawan. Yang meliputi smamda bercerita, membuat cover mars smamda, ucapan milad dan tartil.

Selain itu, di ajang ini Smamda Surabaya memberikan apresiasi pada mantan kepala sekolah (Kasek) yang selama ini sudah mengabdi. Salah satunya yang menerima apresiasi adalah Masad Fachir yang menjadi Kepala Smamda Surabaya mulai 2012 hingga 2016.

“Alhamdulillah mendapatkan apresiasi. Kami tidak melihat bentuk hadiahnya tapi yang penting apresiasinya,” ungkap Masad. end/ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry