ADMINISTRASI : Pelayanan Adminduk di Balai Desa Pranggang oleh Dispenduk Capil Kabupaten Kediri (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Meski masa pandemi Covid 19 tidak menjadi halangan bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Kediri tetap melaksanakan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Keliling Desa Sehari Jadi. Seperti digelar Sabtu kemarin, mobil pelayanan keliling telah berada di Balai Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten.

Dengan program inovasi dilakukan Dispenduk Capil dengan sistem jemput bola, masuk hingga ke pelosok desa di Kabupaten Kediri. Ternyata membawa manfaat positif bagi warga setempat dan merasa sangat terbatu. Seperti dirasakan warga Desa Pranggang bisa mengurus Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian dan perekaman e-KTP yang ditempatkan di balai desa. Terkecuali e-KTP, pengurusan dokumen kependudukan tersebut dapat dilakukan satu hari jadi.

Disampaikan Ilham, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispenduk Capil, selama pandemi Covid 19 pelayanan administrasi kependudukan keliling tetap dilaksanakan di desa-desa tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Dimana warga wajib memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak atau sosial distancing.

“Biasanya dalam kondisi normal bisa melayani hingga 100 pemohon, saat ini kita batasi hanya 50 pemohon. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kerumunan warga. Selain itu masyarakat yang datang wajib pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ruangan, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Ilham menambahkan, kegiatan seperti ini sudah lama dilaksanakan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang menghendaki perubahan KK, pengajuan baru, akta kelahiran dan kematian. Pelayanan hari ini sesuai pengajuan oleh desa sebanyak 50 orang.

“Pelayanan admistrasi kependudukan seperti ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Ketika data sudah lengkap dan jaringan ada, hanya 15 menit dokumen sudah bisa dibawa pulang. Sedangkan untuk pembuatan KTP elektronik karena blanko dari pusat, maka pelayanan keliling tidak mencetak KTP elektronik. Tetapi tetap kita ajukan melalui kecamatan, kemudian kita cetak dan dikirim ke kecamatan kembali. Disini hanya kita lakukan perekaman bagi pemula,” lanjutnya.

Tidak berhenti disitu saja, pelayanan jemput bola juga dilakukan hingga rumah warga. Yaitu bagi mereka yang sedang sakit, tidak bisa pergi kemana-mana dan orang dengan gangguan jiwa, maka Dispendukcapil juga mendatangi rumah penduduk sesuai dengan pengajuan.

Pelayanan keliling sudah dilaksanakan Dispendukcail selama 3 tahun setiap hari Senin sampai Kamis. Pelayanan pun dibuka di kecamatan dan desa, sehingga masyarakat yang ingin mengajukan perubahan bisa melakukannya di tempat yang telah ditunjuk. Hasilnya juga sama, jadi tidak usah antri lama di kantor Dispendukcapil.

“Menjalang pilkada 2020 mendatang sudah kita deteksi kemungkinan akan merekam 32 ribu KTP pemula, maka dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pelayanan keliling ke desa desa khusus perekaman bagi pemula. Dengan pelayanan keliling ini kami akan terus berupaya mempercepat pelayanan dan penyelesaiannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkas Ilham. (nng/adv)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry