BERBAGI : Slamet Budiono saat acara bersama yatim piatu di Kantor Muslimat NU (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Usai mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, para Relawan Semangat Baru (SB) dikabarkan langsung menemui Slamet Budiono di rumahnya. Sontak saja, pak SB demikian sapaan akrabnya, kaget didatangi puluhan tamu datang bersamaan. “Mereka atas namakan Relawan SB meminta saya untuk ke Kantor DPC PDI ambil formulir,” terang Pak SB saat dikonfirmasi, Sabtu (7/9).

Sosok Pak SB ternyata telah melekat di hati, meski di tengah kesibukannya bekerja di PT. Gudang Garam .Tbk, namun berbagi waktu bersama sejumlah komunitas, pun acara keagamaan, hampir tak pernah ditinggalkan. “Pada sejumlah kesempatan, pertemuan dan kami pun telah membuat pernyataan mundur dari bursa Pilkada di Kabupaten Kediri,” ungkapnya.

Pak SB Sosok Rendah Hati

PEDULI : Slamet Budiono saat acara bersama yatim piatu di Kantor Muslimat NU (istimewa/duta.co)

Bukan atas tekanan dari perusahaan tempat beliau bekerja ataupun tidak memilik nyali, namun Pak SB melihat dirinya bukanlah sosok tokoh politik. “Saya ini tidak pernah berkecimpung dalam dunia politik, saya tidak paham soal pemerintahan. Selama ini yang saya jalani mengalir saja, berbagi kepada sesama dan selalu menjaga silahturahim,” terusnya.

Lalu terkait kedatangan para relawan, Pak SB mengaku butuh waktu untuk meminta ijin dan berdiskusi bersama keluarganya. “Bagaimana pun keluarga adalah segalanya buat kamu. Selain atas ridlo Alloh .Swt dan dukungan semua sahabat, namun bila keluarga tidak mengijinkan, kami berani melangkah,” ungkapnya.

Pak SB Pemimpin Masa Depan

SINERGI : Slamet Budiono saat acara bersama yatim piatu di Kantor Muslimat NU (istimewa/duta.co)

Lalu kenapa para relawan ini ingin mengusung Pak SB, Didik Setiawan .SH merupakan salah satu relawan melihat cara kepemimpinan, kerendahan hati dan kesabaran dalam menghadapi apapun telah teruji. “Beliau adalah sosok pemimpin masa depan, mempunyai visi misi demi masyarakat banyak dan itu telah diterapkan di tempat beliau bekerja,” ungkapnya.

Sosok Pak SB, diterangkan Didik  Setiawan, mampu berbaur dengan siapapun dan  tidak pernah berusaha menjaga jarak. “Banyak kegiatan yang sebenarnya tidak diketahui masyarakat dan tidak terekspose media. Kepada warga tidak mampu, anak yatim piatu hingga mengajak kita semua untuk selalu melakukan kebaikan, menjadikan kami selalu memiliki semangat baru,” ujarnya.

Bila kemudian Pak SB bersikukuh tidak mau daftar? “Seluruh Relawan SB dan orang-orang yang kenal baik beliau, akan kami datangkan untuk menduduki rumah beliau. Hingga beliau berkenan datang ke kantor PDIP untuk ambil formulir,” tegas Didik. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry