drg Umi Hanik – Dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK)

4. Tujuh tips mengatasi ‘takut dokter gigi’

CUKUP besar jumlah orang yang takut berkunjung ke dokter gigi, sekitar 80% masyarakat mengalami ketakutan untuk berurusan dengan dokter gigi. Berbagai variasi istilah, mulai dari dental fear hingga dental phobia.

Ada tujuh tips yang dapat dicoba yaitu referensi, referensi, referensi, (ii). Memanipulasi sugesti, (iii). Mengatur waktu, (iv). Lihat! Ada kuda terbang!, (v). Rileks, (vi). Pihak ketiga, (vii). Kamu layak dapat bintang!.

Tips pertama, referensi. Bertemu dengan dokter gigi yang ‘baik’ berdasarkan referensi teman atau keluarga berperan besar dalam menentukan kadar ketakutan yang kita alami. Membangun kepercayaan adalah kata kuncinya. Jangan ragu untuk bertanya mengenai referensi dokter gigi yang disarankan oleh kerabat, bisa lebih dari satu referensi.

Tips kedua, memanipulasi sugesti. Sugesti mungkin terlihat atau terkesan sepele atau kadang dianggap tidak banyak berkontribusi dalam mengatasi ‘takut dokter gigi’ yang kita alami. Memanipulasi sugesti dengan baik, misalnya meyakinkan diri sendiri bahwa suntikan dan bor dokter gigi tidak menyakitkan, atau berfikir kalau banyak manfaat yang akan kita dapatkan dengan melakukan perawatan gigi, dapat mengurasi rasa takut dokter gigi  dengan cukup baik.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Tips ketiga, mengatur waktu. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa berkunjung ke dokter gigi pada pagi hari dapat mengurangi rasa takut yang mungkin ada. Alasannya, pada pagi hari tubuh masih merasa segar dan siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang baik dan buruk, dibandingkan dengan pada sore hari atau malam hari di mana kondisi tubuh berada dalam posisi menolak hal hal yang bersifat negatif.

Tips keempat, lihat! Ada kuda terbang! Ini soal pengalihan perhatian dari kegiatan yang dilakukan oleh dokter gigi sebelum dan selama perawatan. Kita bisa membawa buku menarik untuk dibaca selama menunggu antrian. Kita juga bisa mencoba mendengarkan musik selama perawatan gigi dilaksanakan.

Tips kelima, rileks. Hampir mirip dengan mengalihkan perhatian, relaksasi dapat mengurangi ‘takut dokter gigi’ yang ada. Ambil nafas panjang dan keluarkan dengan perlahan. Hal tersebut dapat membantu mengatur dan menenangkan denyut jantung yang berdetak cepat. Menggoyang goyangkan telapak kaki bisa menjadi sarana relaksasi dan pengalih perhatian yang baik.

Tips keenam, pihak ketiga. Membawa teman saat perawatan merupakan salah satu trik yang bisa dicoba. Secara psikologis, kita akan merasa lebih nyaman karena ada seseorang yang kita percayai yang akan menyediakan segala bantuan yang kita perlukan saat keadaan ‘memburuk’.

Tips ketujuh, kamu layak dapat bintang! Berhasil menghadapi ketakutan yang ada dan akhirnya mau menyelesaikan atau minimal memulai perawatan, maka dapat kita katakan pada diri sendiri bahwa kita hebat. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry