PKM : Salah satu tim PKM Unusa Kancah Plek yang lolos ke Pimnas beberapa waktu lalu. DUTA/dok

SURABAYA l duta.co – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berkomitmen untuk menjadikan menulis sebagai pembiasaan bagi para mahasiswanya.

Hal itu yang menjadikan Unusa membuat program Gerakan 1000 Proposal yang dicanangkan sejak awal 2020 lalu.

Salah satu hal yang dilakukan agar hal itu menjadi pembiasaan dengan mendorong mahasiswa untuk  membuat proposal untuk program kreativitas mahasiswa (PKM).

Ajang ini memang masih menjadi ajang bergengsi bagi kampus dan mahasiswa. Karena mereka yang lolos mendapatkan hibah dari proposal yang dibuat, akan diseleksi untuk menuju dan berlomba di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).

Direktur Akademik dan Kemahasiswaan Unusa, Umdatus Soleha mengatakan, PKM menjadi hal wajib bagi mahasiswa. Di mana setiap mahasiswa Unusa harus bisa menjadikan ide-ide kreatif yang dituangkan dalam bentuk proposal atau tulisan.

“Proposal yang tahun lalu kita submit seharusnya di bulan Maret ini sudah mengumuman. Tapi sampai sekarang belum diumumkan,” ujar Umdatus, Selasa (19/5/2020).

Tapi, hal itu tidak mematahkan semangat mahasiswa Unusa untuk terus menuangkan ide-idenya dalam bentuk tulisan proposal. “Karena mahasiswa Unusa mulai sadar untuk melakukan itu. Sebuah kewajiban yang harus mereka lakukan,” tukasnya.

Saat ini Gerakan 1000 Proposal itu sudah bisa berjalan lancar. Sudah banyak proposal yang diterima dan sudah melalui proses reviewer di tingkat pembimbing. “Saat ini sudah dalam proses reviewer di tingkat fakultas, setelahnya di tingkat universitas. Baru yang lolos kita akan submit,” jelasnya.

Bagi Unusa sendiri, proposal yang disubmit tidaklah menjadi sesuatu yang penting. Yang justru lebih berharga, bagaimana menulis ini menjadi sebuah pembiasaan.

“Kita selalu tekankan pentingnya menulis, dibandingkan kompetisi. Karena itu Unusa selalu berupaya melakukan hal-hal bisa mendorong mahasiswa untuk melakukan itu,” tuturnya.

Karena, PKM ini sebuah ajang untuk mengasah kepekaan mahasiswa terhadap sesuatu hal yang terjadi di masyarakat.

“Alhamdulillah, proposal yang selalu kita submit itu, ada yang lolos mendapatkan hibah. Setiap tahun selalu bertambah dan kenaikannya sangat signifikan. Kami senang dengan perubahan itu,” tukas Umdatus.

Unusa pun menargetkan, pada 2020 ini bisa meloloskan banyak lagi proposal yang jauh melebihi jumlah tahun lalu yang sebesar 23 proposal yang lolos mendapatkan hibah. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry