Rektor baru UIN Maliki Malang, Prof Dr HM Zainuddin MA.

MALANG | duta.co – Setelah dilantik oleh Menteri Agama, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Prof Dr HM Zainuddin MA langsung memaparkan dua program besarnya. Kampus Ulil Albab ini memang berikhtiar kuat untuk menjadi yang terdepan. Rektor baru, warna baru semangat baru, untuk menuju UIN Maliki yang lebih maju.

Hal tersebut dikemukakan langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof Zain, bahwa dirinya sudah mengusung dua program baru yakni program 100 hari dan program 5 tahun kedepan untuk menuju World Class University. Program strategis tersebut ia garis bawahi sudah sesuai Road Map pengembangan kampus besar ini.

“Program kerja yang secepatnya kami gulirkan ialah penataan manajemen yang efektif, dan berdaya guna, efisiensi serta ekonomis,” ungkap Prof Zain, Senin (02/08).

Orang nomer satu di kampus UIN Maliki Malang ini menyampaikan pula, bahwa selama ini tata kelolah sudah arah kesana. Bahkan dengan skor kinerja predikat 86% keefektifannya, namun tak berpuas diri, kampus ini malah menargetkan 100%.

Prof Zain juga menyelaraskan program kerja tersebut dengan pesan Bapak Menteri Agama, agar UIN Maliki Malang menjadi perguruan tinggi yang bergengsi. Guna hal tersebut, kampus ini telah memiliki empat keunggulan besar. Diantaranya, memiliki ma’had yang berkapasitas empat ribu mahasiswa yang ditempa dengan tradisi pesantren. Selain itu universitas Islam ini telah lama memiliki pusat pengembangan bahasa Inggris dan Arab yang telah diakui kompetensinya.

“Termasuk juga, kami memiliki program tahfidz Quran yang saat ini mempunyai penghapal Alquran berjumlah dua ribu mahasiswa dari berbagai fakultas. Dimana kampus ini akan mengintegrasikan dan mengaitkan seluruh ilmu dengan Alquran,” urai Prof Zain.

Selain itu, kampus pencetak sarjana Ulil Albab ini juga memiliki keunggulan telah mempunyai Internas Class Progam. Dengan demikian telah telah keunggulan-keunggulan tersebut untuk menapaki jalan menuju perguruan tinggi yang bereputasi internasional, termasuk mewujudkan obsesi menjadi pusat kajian Islam dunia. (ADV/dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry