Prof. Dr. Rosli Abu Bakar, pakar Mechanical Engineering dari Malaysia yang jadi Adjunct Professor di UM. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Universitas Negeri Malang (UM) terus berupaya menggapai internasionalisasi perguruan tinggi. Salah satu upayanya dengan Adjunct Profesor di Fakultas Tekhnik (FT). Kali ke dua ini Prof Dr Rosli Abu Bakar dari Malaysia yang kepakaran Mekanikel Enginering yang dipilih sebagai Adjuct Profesor.

Menurut Wakil Dekan I FT UM, Arif Nur Afandi ST MT MIAEng MIEEE PhD, bahwa Adjuct Professor ini sebagai upaya kampus ini untuk internasionalisasi perguruan tinggi. Jurusan Tekhnik ini sendiri ingin pro aktif berkontribusi memajukan UM secara Internasional. Adjunct Professor sendiri merupakan pengangkatan seseorang untuk mengajar secara periodic guna memajukan institusi.

Arif Nur Afandi mengatakan “Kami harapkan ini merupakan iklim baru dalam hal pengajaran dan riset, serta ini juga point tersendiri dalam keterlibatan profesor asing di UM ini. Sebelumnya dalam program yang sama di Fakultas Matematika IPA (Mipa),”  ujarnya, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2019).

Hal ini sejalan dengan kebijakan Rektor yang menargetkan satu fakultas minimal terdapat satu Adjunct Professor.  FT UM sendiri memiliki empat program studi (Prodi), mesin, elektro, dan teknik Industri, yang sebenarnya keempatnya membutuhkan tenaga pakar yang kelas dunia.

Wakil Dekan I ini menyampaikan ”Nantinya Prof Dr Rosli Abu Bakar ini akan dilibatkan dalam perkuliahan Set In maupun Daring. Mulai efektif tahun akademik 2019 dan menurut SK Rektor, perjanjiannya selama 3 tahun. “

FT UM sendiri dalam program Adjunct Professor ini telah mengajukan 4 calon. Diantaranya dari Jepang, Kanada dan Jerman, namun berdasar berbagai pertimbangan, salah satu factor bahasa, maka dipilihlah Prof Dr Rosli Abu Bakar dari Kolej Universiti Kejuruteraan dan Teknologi Malaysia. Ia diakui sebagai pakar Mechanical Engineering.dah

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.