VAKSINASI : KH Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua Rois Syuriah PCNU Kota Kediri saat divaksin (Kintan Kinari Astuti/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Pelaksanaan Program Vaksin Tahap Kedua terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri melalui tim medis dibentuk Dinas Kesehatan, seperti Jumat (26/02) bertempat di RSI Lirboyo. Para Pengurus PCNU dan ulama dari sejumlah pondok pesantren menjalani vaksin dosis pertama. Hadir dalam acara ini, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kadinkes dr. H. Fauzan Adima dan Ketua PCNU KH. Abu Bakar Abdul Jalil

Sesuai prosedur pelaksanaan vaksin, dilakukan pendataan kemudian selanjutnya pemeriksaan riwayat kesehatan berikut pemeriksaan tensi dan dilanjutkan vaksin. Selanjutnya, penerima Vaksin Sinovac ini diminta istirahat sementara dan dalam pengawasan tim medis. Ditemui disela – sela kegiatan, Direktur RSI Lirboyo, dr. H. Ibrahim Hafid menyampaikan terima kasih atas kepercayaan diberikan pemerintah kota.

“Atas nama pimpinan RS Lirboyo menyatakan terima kasih atas Vaksin Covid-19 dan kami mendukung sepenuhnya. Semua ini demi mewujudkan Indonesia sehat, makin jaya dan maju dalam segala bidang. Bahwa telah terbukti dan telah diputuskan pra ulama, vaksin ini aman dan halal. Harapan kami seluruh ulama, para kyai, santri dan warga, jangan takut melakukan vaksin. Karena ini demi kebaikan bersama agar pandemi ini segera berakhir dan kembali hidup normal,” ungkapnya.

Warga NU Wajib Vaksin

VAKSINASI : Pengurus PCNU bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar usai kegiatan vaksin di RSI Lirboyo (Kintan Kinari Astuti/duta.co)

KH Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua Rois Syuriah PCNU Kota Kediri termasuk kelompok ulama yang menerima vaksin. Usai divaksin, dihadapan sejumlah wartawan tidak merasakan gejala apapun. “Saya Rois Suriah PCNU Kota Kediri, mewakili teman – teman PCNU telah melaksanakan vaksinasi dosis pertama dan tidak ada halangan apapun. Setelah divaksinasi, tidak merasakan apa – apa. Masyarakat juga tidak perlu takut, dan vaksin ini dijamin halal. Saya juga himbau kepada seluruh warga NU, untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dan siap untuk divaksin,” terangnya.

Disampaikan Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Kediri, Yuni Ulifa SKM M.Sos bahwa vaksinasi tahap kedua ini diperuntukan 11 kelompok sasaran. “Jadi untuk vaksinasi hari kedua tahap kedua, untuk tokoh masyarakat dan anggota Dishub bertempat di RS Gambiran, anggota DPRD di gedung dewan, di Kantor Kejaksaan. Kemudian di RSM Ahmad Dahlan untuk tenaga kesehatan lanjutan, dan di RS DKT dan RS Bhayangkara untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya. (kin/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry