Rektor Unusa, Prof Ahmad Jazidie (kiri) saat pembukaan PKKMB, Senin (20/9/2021). DUTA/ist

SURABAYA  duta.co – Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Anwar Makarim, meminta mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ikut terlibat di program Kampus Merdeka Merdeka Belajar (KMMB).

Menurut Nadiem, kemerdekaan yang luas bisa diperoleh mahasiswa dengan ikut aktif berpartisipasi dalam program ini.

Menjadi mahasiswa tidak sama seperti jenjang pendidikan sekolah, menjadi seorang mahasiswa akan memiliki kemerdekaan dan kebebasan yang lebih luas ke arah masa depan.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Dikatakan Nadiem, di Kemendikbud-Ristek memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar prodinya atau di luar kampusnya selama tiga semester. Mahasiswa Indonesia bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti program-program MBKM.

Program MBKM sangat banyak antara lain, magang di perusahaan atau organisasi sosial dunia, melakukan studi independen, membangun desa, melakukan riset, mengerjakan proyek kemanusiaan, merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran mahasiswa di dalam dan di luar negeri, mengajar di SD atau SMP melalui Program Kampus Mengajar.

“Jadi semua harus ikut berpartisipasi,” jelas Nadiem secara daring saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2021/2022, Senin  (20/9/2021).

Dikatakannya, semua program ini dirancang untuk memberi ruang kepada mahasiswa dengan keragaman minat dan ketertarikannya, untuk mendapatkan pengalaman yang tidak tertulis dalam buku teks, atau diajarkan dalam kelas, pengalaman itu akan menjadi kendaraan mahasiswa meraih mimpi di masa depan.

“Kami telah berkomitmen tidak hanya memberikan kemerdekaan bagi mahasiswa, tapi juga menjamin keselamatan perjalanan kalian mengapai cita-cita kalian. Keunggulan dari program kampus merdeka adalah mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studinya, kami mewajibkan perguruan tinggi, menerapkan transfer kredit dengan 20 SKS, untuk setiap program merdeka belajar,” ungkapnya.

Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie, MEng mengatakan berbagai capaian prestasi membanggakan Unusa pada tahun 2020-2021, Meskipun di tengah pandemi Covid-19, prestasi yang ditorehkan mahasiswa cukup banyak, terdiri atas tingkat Internasional dan Nasional, salah satunya lolosnya mahasiswa di program-program MBKM.

Di balik capaian itu, sambung Jazidie, masih banyak tantangan yang akan dihadapi ke depannya. Mahasiswa baru yang menjadi bagian dari civitas akademika Unusa diminta untuk bersama-sama berjuang untuk mengharumkan nama lembaga.

“Saya selalu mendorong mahasiswa untuk ikut menggali dan menunjukan potensi diri untuk meraih prestasi yang setinggi-tingginya baik di bidang akademik maupun non-akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Saya menaruh harapan yang sangat besar kepada para mahasiswa Unusa untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi dalam mengharumkan nama Unusa di kancah nasional maupun internasional,” katanya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry