BANTUAN: Mensos Hj Khofifah Indar Parawansa bersama perwakilan dari Tahir Foundation memperlihatkan nilai bantuan Rp 20 miliar untuk gedung Serba Guna di Pidie Jaya.|IST

RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA DI ACEH

BANTUAN: Mensos Hj Khofifah Indar Parawansa bersama perwakilan dari Tahir Foundation memperlihatkan nilai bantuan Rp 20 miliar untuk gedung Serba Guna di Pidie Jaya.|IST

Penanganan pasca tanggap darurat di Pidie Jaya tidak hanya dilakukan terhadap para korban gempa saja. Melainkan juga akan dibangun sarana gedung serba guna. Rencana ini mulai dimantangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

RENCANA pembangunan sarana gedung serba guna di wilayah Pidie Jaya menarik simpati berbagai kalangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Tahir Foundation.

“Kami telah berkoordinasi dengan komandan satgas dalam hal ini wakil bupati, yaitu terkait dengan rencana pembangunan gedung serba guna, ” ujar Menteri Sosial (Mensos) Hj Khofifah Indar Parawansa, usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Chairman Tahir Foundation Dato’ Sri Prof. DR. Tahir di Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Tahir Foundation, kata Mensos, dalam isi nota kesepahaman tersebut akan memberikan bantuan untuk pembangunan gedung serba guna di kompleks pemerintahan Pidie Jaya, Naggroe Aceh Darussalam (NAD). “Hasil koordinasi dengan komandan satgas, pembangunan gedung serba guna akan dibangun di kompleks pemerintahan Kabupaten Pidie Jaya, NAD,” ucapnya.

Besar bantuan dari Tahir Foundation untuk pembangunan gedung serba guna, Rp 20 miliar dan untuk pengerjaan akan dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya, Tbk, serta dipastikan tidak ada uang masuk ke Kemensos. “Dipastikan uang tidak ada yang masuk ke Kemensos. Kami hanya memfasilitasi dan mengkoordinasikan dengan Komandan Satgas Penanganan Gempa di Pidie Jaya, baik terkait penyediaan maupun perizinan lahan,” tandasnya.

Kerja sama dengan Tahir Foundation diawali pada 9 Desember lalu, tim Tahir Foundation berkoordinasi dan sama-sama turun ke lapangan dengan tindak lanjut akan membantu tidak hanya proses rekonstruksi pasca tanggap darurat. “Setelah turun ke lapangan bersama-sama, tim Tahir Foundation berkomitmen akan membantu tidak hanya proses penanganan pasca tanggap darurat, tetapi juga pada penanganan fakir miskin,” katanya.

Ke depan, program-program penanganan fakir miskin akan ditangani secara komprensif dengan format yangmelibatkan peran dari public private partnership. “Program – program penanganan fakir miskin akan dilakukan secara komprehensif, dengan melibatkan peran dari public private partnership,” tandasnya.

Selain itu, Tahir Foundation akan turut berpatisipasi dalam membangun proses harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara di antara elemen-elemen strategis lainnya. “Kami dan keluarga besar Taher Foundation akan bekerja sama membanguan proses harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara di antara elemen-elemen strategis lainnya,” terangnya.

Keterlibatan public private partnership menjadi kekuatan dalam mewujudkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat. Tentu segala bantuan akan bernilai dan sangat bermanfaat bagi para penerimanya. “Kami atas nama Kementerian Sosial, mengucapkan terima kasih kepada Tahir Foundation mudah-mduah segala bantuan bisa bermanfaat dan mempercepat upaya mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera dan bahagia,” katanya. * hud

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan