PRASASTI: Menristekdikti, Prof Mohamad Natsir PhD Ak menandatangani prasasti dalam peresmian Universitas Qomaruddin, di Ponpes Qomaruddin Sampurnan Bungah Gresik, Kamis (31/1).

GRESIK – Menteri Riset dan Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), Prof Mohamad Natsir PhD Ak menyerahkan SK dan menandatangani prasasti peresmian Universitas Qomaruddin, Sampurnan Bungah Gresik, Kamis (31/1). Peresmian Universitas Qomaruddin yang sebelumnya merupakan STKIP dan STT Qomaruddin bersamaan dengan pelaksanaan Houl KH Moh Sholeh Tsani ke-120 disaksikan Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Anggota DPR RI Jazilul Fawaid, Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin, KH M Alauddin Lc MSEI, KH Nawawi Sholeh selaku Ketua YPPQ, dan KH Robbach Ma’sum, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kata sambutannya, Menristekdikti mengaku bangga dan sangat mengapresiasi yang telah dilakukan Ponpes Qomaruddin, yang bukan hanya membina ilmu keagaamaan, namun juga mempunyai universitas.

“Saya rasa ini adalah penggabungan dari dua perguruan tinggi menjadi satu, dan menggabungkan yang dilakukan setiap hari, yaitu ngaji; membaca Alquran, membaca kita kuning, dan belajar agama. Ternyata di pondok pesantren ini memberi kesempatan kepada para santri untuk menempuh pendidikan yang formal. Ini menurut saya yang luar biasa, yang dilakukan Pondok Pesantren Qomaruddin. Selamat kepada Pondok Pesantren Qomaruddin,” tutur Mohamad Natsir.

Lebih lanjut Natsir berpesan kepada warga Ponpes Qomaruddin yang notabene kaum Nahdliyin untuk bisa memaksimalkan generasi emasnya untuk memimpin negeri. “Kita sebagai warga Nahdliyin, warga NU, harus berpikir bagaimana para santri ke depan adalah calon pemimpin masa depan bisa mengambil alih generasi emas yang akan datang untuk memimpin negeri ini. arm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.