SUKSES INDONESIAKU : Para siswa berkesempatan foto bersama Menperin Airlangga bertempat di Gedung SKSK milik PT. Gudang Garam .Tbk (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI| duta.co -Menteri Perindustrian Republik Indonesia Ir. Airlangga Hartanto, MBA, MMT dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi menyapa 8.000 orang siswa SMK negeri dan swasta di Kota dan Kabupaten di Gedung Sasana Kridha Surya Kencana PT. Gudang Garam, Tbk. Acara ini dikemas dalam bentuk Dialog Nasional  5 Sukses Indonesiaku.

Menteri Perindustrian dan Menteri Perhubungan menyampaikan capaian kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam bidang industri dan transportasi perhubungan. Dalam kata sambutannya, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menuturkan dipilihnya Dialog Nasional ini di Kota Kediri merupakan suatu kebanggan.

“Adik – adik semua ada Pak Menteri disini. Nanti kalian harus banyak bertanya bagaimana peluang lulusan pendidikan vokasi,” ujarnya.

Mas Abu sebutan Wali Kota Kediri mengatakan sudah banyak lulusan vokasi di Kota Kediri yang sudah bekerja di PT. Gudang Garam.

“Disini juga ada sekolah vokasi Politeknik Kediri yang mahasiswanya banyak ditarik untuk bekerja bahkan sebelum mereka lulus,” jelas Mas Abu disambut gemuruh tepuk tangan dari hadirin.

Menurut Wali Kota, bahwa perkembangan adik – adik pelajar SMK saat ini sungguh luar biasa. Saat ini dunia pendidikan mereka juga telah didukung dengan IT.

“Pembelajaran semakin cepat dengan era IT seperti saat ini. Apalagi Presiden Joko Widodo juga mendorong pendidikan vokasi bersinergi dengan industri,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, Intan siswi SMKN 3 Kota Kediri bertanya kepada Menteri Perindustrian, mengapa masih banyak pendidikan normatif daripada pendidikan produktif. Menanggapi pertanyaan tersebut, Ir. Airlangga Hartanto menyampaikan bahwa kurikulum lama pendidikan normatif 70% dan produktif 30%.

“Dan sekarang telah diubah pendidikan produktif 70% dan normatif 30% agar anak – anak SMK siap masuk dunia kerja,” jelas Airlangga.

Selain itu, Menteri Perindustrian memiliki kerjasama dengan Provinsi Jawa Timur yaitu Link and Match yang menghasilkan kurikulum perindustrian dan SMK. Diantara sejumlah penanya, akhirnya Intan terpilih sebagai pertanyaan terbaik dan mendapat hadiah dari Menteri Perindustrian RI.

Dalam Dialog Nasional ini, dihadiri Staf Kementerian, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Dr. Saiful Rachman, MM, M.Pd, Wakil Bupati Kediri H. Maskyuri, para guru SMK dan jajaran direksi PT. Gudang Garam, Tbk. (nng)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan