Menteri Perindustrian, Agus Gumilang Kartasasmita (kiri) saat melihat mobil listrik di GIIAS 2021 Surabaya, Kamis (9/12/2021). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk kendaraan roda empat akan dipermanenkan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka secara resmi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 Surabaya, Kamis (9/12/2021).

Agus menegaskan akan menperjuangkan PPnBM itu untuk bisa permanen atau berlaku selamanya pada pemerintah. “Asalkan local content atau material lokalnya dari kendaraan itu harus minimal 80 persen. Kalau sudah begitu, saya akan berjuang untuk PPnBM,” ujar Agus.

Selama ini pemerintah memberikan insentif PPnBM bagi masyarakat sebesar nol persen untuk kendaraan roda empat dengan local content sebesar 60 persen dan yang di bawah 1500cc.

Ini dilakukan untuk menggairahkan kembali industri otomotif yang sangat terdampak pandemi Covid-19.

Dampak PPnBM nol persen ini sangatlah besar bagi industri otomotif. Itu diakui Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Heru Cahyono. Dikatakan Heru, sejak PPnBM diberlakukan otomatis penjuakan kendaraan di Jatim juga mengalami peningkatan.

“Dan kontribusi ke pajak kendaraan bermotor di Jatim juga mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Sales and Marketing Director PT United Motor Center (UMC), Fredy Teguh mengaku setuju dengan pernyataan Menperin. PPmBM nol persen diberikan bagi kendaraan roda empat yang memiliki local content 80 persen.

“Menurut saya itu fair sehingga kita bisa lebih bangga dengan produk kendaraan dalam negeri. Saya setuju dengan pernyataan Menperin karena pabrikan mobil sekarang sudah sangat mumpuni memproduksi kendaraan dengan local content yang besar,” jelasnya.

GIIAS Diharapkan Bisa Gerakkan Ekonomi

Helatan GIIAS 2021 baik di Jakarta maupun di Surabaya diharapkan bisa meningkatkan dan menggairahkan perekonomian setelah pandemi Covid-19. Terbukti gelaran GIIAS di Jakarta sukses dengan transaksi yang luar biasa, di luar ekspektasi.

“Semoga GIIAS di Surabaya ini bisa sama seperti Jakarta. Karena Surabaya juga pasar yang sangat potensial dan diharapkan ekonomi Surabaya juga tergerak,” ujar Ketua Gaikindo, Yohannes Nangoi.

Gaikindo di tahun ini memprediksi penjualan mobil bisa mencapai 800 ribu hingga 860 ribu unit. Tapi, nampaknya jumlah itu, bisa dilampuai hingga menembus 870 ribu unit.

Hal itu juga dibenarkan Menperin Agus Gumilang. Dikatakannya target produksi 2021 untuk roda empat sebesar 860 ribu unit. Namun, pada Oktober 2021 jumlahnya sudah mencapai 890 ribu unit. “Saya senang karena dengan bergeraknya industry otomotif, maka industry komponen yang kebanyakan adalah UMKM akan ikut tergerak,” tukasnya.

Saat ini ada 21 perusahaan kendaraan roda empat di Indonesia, dengan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta dan total tenaga kerja langsung sebesar 35 ribu dan tenaga kerja  tidak langsung sebesar 1,5 juta. Sementara dari total pabrik itu, menyerap investasi hingga Rp 140 triliun. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry