Perwatan DMK Enzim teraphy saat di demokan di sela acara Marvellous You dalam rangka satu tahun Maxine di Surabaya, Minggu (21/4). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA | duta.co – Bisnis kecantikan di Surabaya terus menjamur. Persaingan ketat tidak bisa dihindari. Tak jarang bisnis ini menjamur namun tak jarang juga harus gulung tikar.

Diperlukan sebuah inovasi agar bisnis ini bisa terus bertahan di tengah persaingan. Maxine Aesthetic Clinic (Maxine) misalnya.

Walau masih satu tahun mengembangkan bisnis ini di Surabaya, namun pengalaman delapan tahun tidak akan menjadikan mereka menyerah. Apalagi sudah 20 cabang ada di seluruh Indonesia.

Owner Maxine Aesthetic Clinic Wardah Nafisah mengatakan untuk bisa bertahan di bisnis ini memang harus menjadi the first one.

Kalaupun tidak bisa menjadi the first one setidaknya harus bisa menjadi the different one.

“Kita ingin different one itu. Karena untuk menjadi yang pertama jelas tak mungkin. Kita baru satu tahun di Surabaya,” ujarnya di sela perayaan satu tahun Maxine di Surabaya, Minggu (21/4).

Bedanya, kata Wardah adalah produk yang ada di Maxine untuk perawatan bagi para wanita di Indonesia. Dikatakannya, Maxine tidak seratus persen mengadaptasi perawatan-perawatan dari luar ngeri.

Karena perawatan dari luar negeri sebenarnya tidak cocok dengan Indonesia karena kondisi cuaca dan iklim yang tidak sama.

“Tidak bisa disamakan. Misalnya Korea. Kita suka dengan kosmetik dan skin care Korea, padahal belum tentu cocok. Di Korea bisa jadi mereka tidak pernah terkena sinar matahari, sementara di Indonesia?” ujarnya.

Salah satu perawatan yang kini menjadi andalan Maxine adalah terapi enzim DMK atau Danne Montague King. Terapi ini diciptakan ilmuwan Dr Danne Montague King yang telah terkenal di seluruh dunia.

Wardah Nafisah mengatakan, terapi enzim DMK menggunakan zat enzim yang serupa dengan enzim yang dimiliki manusia.

“Sebenarnya tubuh manusia itu memiliki enzim yang baik. Hanya saja memang terkadang ada kendala dalam pertumbuhannya, sehingga proses pemberian kolagen ke kulit menjadi terhambat. Hal itu disebabkan banyak hal, misalnya kulit terkena polusi atau ada yang keliru dalam pemakaian produk kecantikan,” ujar Wardahnya.

Dalam acara yang dihadiri puluhan beauty influencer dari berbagai kota di Jawa Timur tersebut juga diperagakan demo terapi DMK. Di Surabaya, terapi DMK yang berlisensi resmi hanya ada di Maxine Aesthetic Clinic. “Maxine telah mendapat lisensi resmi untuk memasarkan treatment ini,” jelas Wardah.

Wardah menjelaskan, terapi enzime DMK melalui proses remove, rebuild, protect, dan maintain yang tidak menimbulkan rasa sakit. Terapi tersebut tanpa jarum atau laser.

“Jadi tidak ada langkah yang menginjeksi kulit dalam treatment DMK ini,” ujar Wardah yang meraih registered aesthetician dari Esthetics Certificate Institute.

Menurut Wardah, terapi enzim DMK ini membuat perawatan kecantikan tak lagi menimbulkan rasa sakit.

“Selama ini di pasar pilihannya dua. Kalau sehat, tidak bisa cantik. Bisa cantik, tapi tidak sehat. Padahal, kita bisa kok jadi sehat dan cantik. Cantik yang sehat, dan sehat yang cantik. Salah satunya dengan terapi enzim DMK di Maxine ini,” papar Wardah.

Dia menjelaskan, terapi enzim ini bisa digunakan untuk berbagai jenis kulit, mulai  berpori-pori besar, berflek hitam, hingga berjerawat. Langkah terapi setelah pembersihan kulit adalah dengan proses detoksifikasi hingga proses pengangkatan sel kulit mati menggunakan teknologi DMK Pro Peel.

Owner Maxine Aesthetic Clinic sekaligus penullis buku, Wardah Nafisah menunjukkan buku karya terbarunya “Skincare 101” disela acara Marvellous You dalam rangka 1 tahun Maxine di Surabaya, Minggu (21/4). DUTA/Wiwiek Wulandari

Kemudian, masker enzi dioleskan di kulit wajah hingga leher untuk melepaskan sel kulit mati dan memicu pertumbuhan kolagen. Prosesnya hanya 45 menit.

“Terapi ini juga cocok untuk memenuhi agenda para perempuan aktif yang relatif ingin melakukan perawatan dalam waktu singkat, misal ketika akan menghadiri gala dinner atau wedding party,” tuturnya.

Pada tahapan berikutnya, wajah dibersihkan lalu diberikan vitamin C fibromax secara merata, dan diakhiri dengan pemberian sunscreen dan pijatan untuk memperlancar peredaran darah. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.