MACAN PUTIH : Menpora Imam Nahrawi saat berdiskusi dengan Persikmania dan warga peduli sepak bola (duta.co/dok)

KEDIRI| duta.co -Bertajuk Dialog Membangkitkan Persik dan Meningkatkan Peran Serta Pemuda Dalam Dunia Olahraga, bertempat di RM. Delicius, Jl. Hayam Wuruk Kota Kediri, pada Sabtu malam, mendapat apresiasi positif dari Menpora Imam Nahrawi serta pihak Manajemen Persik Kediri.

Meski menuai beberapa pertanyaan dari sejumlah Persikmania, acara dikemas Tomi Ariwibowo, Ketua Ikatan Pemuda Kediri (IPK) berjalan sesuai acara. Dijelaskan Tomi Ariwibowo, berharap dengan acara ini ditemukan solusi untuk olahraga di Kota Kediri, khususnya keberadaan Persik Kediri.

Selanjutnya, Menpora dalam kata sambutannya, membandingkan Persik pernah menjadi barometer kejayaan sepakbola di Jawa Timur dan beberapa kali menjadi tim yang menakutkan bagi klub – klub lain. “Klub bisa besar jika ada kepercayaan dari para pengurusnya, menejemen yang baik, suporternya, sponsornya hingga regulasi yang dibuat dikawal bersama-sama, mari berjuang bersama agar Persik ini masuk di Liga 1,” lanjutnya.

Kediri adalah daerah yang memiliki peluang besar mampu mengembalikan kejayaan Persik karena masyarakatnya yang gila bola.

“Masyarakatnya Persik ini gila bola belum lagi Persik Mania suporter yang fanatik tetapi baik baik, damai dan tenang,” tuturnya.

Kemudian, Menpora menekankan di Kediri ada perusahaan besar yang memungkinkan menjadi sponsor utama Persik seperti Gudang Garam.

“Dulu Gudang Garam pernah memback up Persik, nah saat ini bagaimana caranya mengembalikan itu sehingga dana CSR-nya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan Persik sekaligus orang-orang yang berjuang bersama Persik, di Kediri ketersediaan pemain muda juga sangat memadai dan bagus. Saya berdoa, semoga Persik kembali ke Liga 1,” katanya

Atas apresiasi diberikan Menpora, pihak Manajemen Persik meski tidak mendapat undangan secara resmi, memberikan tanggapan positif atas digelarnya dialog semoga membawa dampak positif.

“Kami memberikan apreasi tinggi kepada Menpora yang masih peduli dan memikirkan nasib Persik yang kini harus berjuang dari Liga 3 Nasional,” jelas Benny Kurniawan, Manager Persik Kediri.

Ditambahkan Benny Kurniawan, selain ucapan terima kasih, bahwa pihaknya juga berharap kepada siapapun untuk membangkitkan kembali Persik, untuk tidak ditunggangi kekuatan apapun apalagi misi politik.

“Apalagi menjelang perhelatan Pilkada, biarlah Persik tetap dijalurnya yaitu olahraga yang di dalamnya menjunjung unsur sportivitas dan saya berharap kekuatan tim Macan Putih, tidak ditunggangi kepentingan politik dari siapapun,” jelasnya. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.