DFSK Glory 560 saat dipamerkan di atrium Mal Galaxy Surabaya, Selasa (21/5) malam. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Donfeng Sokon (DFSK), mobil asal China, semakin agresif memasarkan produk-produknya. Setelah dua tipe meluncur ke pasar Indonesia, kini tipe baru dikeluarkan di 2019 ini.

Glory 560 mengaspal di Surabaya, Selasa (21/5) malam. Alex Pan, Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile selaku pemegang merek DFSK mengatakan Glory 560 adalah Mobil sport utility vehicles (SUV) kedua yang dikeluarkan DFSK setelah Glory 580.

“Kita melihat pasar SUV di Indonesia terus tumbuh. Sharenya bisa 10 hingga 12 persen. Sementara pasar MPV (multy purpose vehicles) stagnan apalagi pemainnya juga sangat banyak,” ujarnya di sela peluncuran.

Karenanya sampai saat ini DSFK bermain di jenis mobil SUV karena pasar yang masih terbuka lebar. “Apalagi di Surabaya potensinya sangat luar biasa,” jelasnya.

Dengan mobil SUV ini, masyarakat bisa mendapatkan banyak keunggulan dan teknologi yang tidak kalah dengan kompetitor dari merek lain.

Apalagi harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan mobil sejenis dari kompetitor. SUV tujuh penumpang ini dibandrol mulai Rp 199 juta on the road.  “Ini mobil SUV tapi harganya MPV bahkan harga low MPV,” tukasnya.

Selama beberapa hari ke depan, DFSK Glory 560 ini hadir di ajang pameran tunggal di Galaxy Mall Surabaya.

Hadirnya mobil ini di Kota Pahlawan ini karena kota ini merupakan salah satu lumbung penjualan terbesar otomotif d Indonesia yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Para produsen kendaraan tentu tidak ingin melewatkan begitu saja pasar otomotif di Surabaya mengingat kontribusinya yang cukup signifikan terhadap penjualan kendaraan di tanah air.

Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia, Surabaya merupakan pintu gerbang penyebaran otomotif ke daerah di sekitarnya.

Karena itu, pengembangan bisnis DFSK di Surabaya perlu diperhatikan karena sejumlah faktor seperti pangsa pasar yang besar, daya beli yang tinggi, serta kebutuhan akan kendaraan yang mampu mendukung kegiatan sehari-hari.

Mereka mengakui pasar otomotif di Surabaya merupakan salah satu kontributor terbesar bagi penjualan kendaraan-kendaraan DFSK di Indonesia.

“Sehingga untuk terus bisa bertahan lama melayani konsumen Indonesia, kami harus memperkuat pasar dengan memperluas jaringan serta menghadirkan kendaraan-kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkap Alex.

Menurut Alex, pasar otomotif di Indonesia akan terus berkembang karena penduduknya masih sangat banyak dan rasio kepemilikan kendaraan masih sangat rendah.

Diperkirakan penjualan kendaraan di 2019 ini akan tetap mencapai satu juta unit. Bahkan, analis pasar otomotif Frost & Sullivan memprediksi pasar otomotif nasional akan mengalami kenaikan sampai 4,2 persen atau sekitar 1,2 juta unit di 2019.

Untuk tipe baru ini, DFSK memang tidak memasang target apapun. Mereka hanya komitmen untuk menyediakan kendaraan terbaik yang harga bisa terjangkau masyarakat. Harga murah tapi bukan murahan. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.