Mery Susantri, SpA – Dosen Fakultas Kedokteran (FK)

PERIODE keemasan seorang anak adalah pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Apa yang dimaksud dengan 1000 HPK? Ini adalah masa selama 270 hari (Sembilan bulan) di dalam kandungan ditambah 730 (dua tahun) pertama kehidupan seorang anak.

Begitu pentingnya masa ini sehingga gangguan pada periode kritis ini dapat menimbulkan masalah yang bersifat permanen. Bayangkan saja pada saat lahir otak anak hanya 25% berat orak dewasa, akan tetapi saat usia 2 tahun  mencapai 80% otak dewasa.

Begitu pesatnya. Kemampuan melihat, mendengar, bicara dan bahasa menuju kecerdasan yang lebih kompleks harus termonitor dengan baik pada periode ini. Nah, bagaimana cara menjaga buah hati pada periode ini?

Deteksi dini merupakan suatu upaya untuk mencegah adanya perburukan gangguan tumbuh kembang seorang anak. Ini tidak main-main. Menyangkut kualitas hidup generasi penerus. Nah, bagaimana dan kapan deteksi dini tumbuh kembang itu dilakukan?

Menurut AAP (American Academy of Pediatrics) tahun 2006 deteksi dini dilakukan pada usia lahir, 9 bulan, 18 bulan, 24 bulan dan 30 bulan. Sedangkan menurut Depkes 2006 deteksi dini dilakukan [ada saat lahir, setiap 3 bulan sekali hingga usia 24 bulan dan selanjutnya tiap 6 bulan sekali hingga usia 6 tahun. Tanpa deteksi dini, 70-80% gangguan perkembangan dan mental emosional tidak dapat dideteksi.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Apa saja instrument untuk deteksi tumbuh kembang? Salah satunya adalah SDIDTK kemenkes tahun 2016 ( Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang), Denver 2 atau buat masyarakat awam dapat dengan mudah menggunakan buku pink KIA (Kesehatan Ibu Anak).

Salah satu fungsi tumbuh kembang yang penting adalah kemampuan berbahasa pada anak. Ini meliputi kemampuan memahami (reseptif) maupun kemampuan mengungkakan secara verbal ( ekspresif). Salah satu upaya untuk mencegah gangguan ini pada anak adalah dengan melakukan skrining OAE (Oto Accoustic Emission) sejak anak lahir.

Yaitu menangkap emisi pada koklea ( rumah siput) telinga anak. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat karena bila ditemukan kecurigaan gangguan pendengara, maka intervensi dini dapat segera dilakukan yaitu pada usia 6 bulan anak sudah memakai alat bantu dengar. Dengan stimulasi yang baik, maka anak yang mengalami gangguan pendengaran pada usia 2 tahun akan memiliki kemampuan bicara.

Apa saja penyebab gangguan bicara pada anak? Diantaranya adalah hearing loss, gangguan perilaku (autis) adanya sindrom tertentu akibat kelainan sejak lahir (down syndrome) disfasia perkembangan dan lain-lain. Gangguan bicara ini perlu segera ditangani sejak dini terutama  masa periode kritis anak untuk mendapatkan perbaikan yang lebih optimal.

Beberapa terapi   yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kemampuan bicara pada anak diantaranya ada terapi wicara, terapi musik, audio verbal therapy, dan bahasa isyarat yang akan disesuaikan dengan penyebab dan kondisi anak.

Apabila ditemukan anak yang dicurigai mengalami gangguan bicara, maka disarankan agar segera berkonsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan untuk mendeteksi secara dini bila adanya tanda-tanda gangguan bicara.

Selain itu dukungan keluarga terutama orang tua sangatlah penting dalam melatih cara bicara anak . Pemberian stimulus atau rangsangan yang didukung dari orang tua mempunyai peranan sangat penting bagi anak untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan bicara pada anak. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry