Serbuan TKA China. Ket foto democrazy.id

“Segera bangun kesadaran untuk kembali ke Pancasila dan UUD1945 asli. SISHANKAMRATA adalah bentuk dan wadah para nasionalisme sejati, demi persatuan sekaligus membangun karakter kebangsaan.”

Oleh : Ir Prihandoyo Kuswanto*

TERLEPAS dari kekurangannya, Orde Baru mempunyai sistem keamanan yang tangguh untuk bangsa ini. Republik Indonesia dengan 17 ribu pulau, omong kosong bisa menjamin keamanan negara,  tanpa melibatkan peran serta masyarakat.

Entah apa yang ada dalam benak elit dan penguasa sekarang,  sehingga ‘tutup mata’ menyaksikan pecah belah terhadap bangsanya. Islamophobia menjadi jargon yang selalu digoreng oleh buzzerRp, tentu, akibatnya semakin tidak kondusif kita dalam berbangsa dan bernegara.

Saat ini, di tengah ancaman global dan penggarongan kekayaan ibu Pertiwi, kita saksinya berbondong-bondongnyaTKA China. Ini harus segera kita sikapi dengan Kewaspadaan Nasional, dengan menghidupkan SISHANKAMRATA (Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) dalam rangka bela negara.

Ini adalah sebuah sistem, di mana segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara oleh seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara yang merupakan satu kesatuan pertahanan utuh.

Pengalaman berbangsa dan bernegara para pendiri bangsa ini, sangat handal. Negara bisa menciptakan SISHANKAMRATA untuk negara ini secara geostrategis menjaga keamanan negara bangsa dengan nilai-nilai jati diri bangsa yang bersumber pada Pancasila dan UUD 1945.

Perlu kita ingat! Pihak asing jelas tidak menghendaki Indonesia aman dan sejahtera, maka lewat antek -anteknya NGO dan agen-agen (oknum) yang duduk di DPR , MPR mengamandemen UUD 1945. Amandemen ternyata bukan hanya menambah dan mengurangi pasal-pasal di dalam UUD 1945  tetapi telah menghapuskan nilai-nilai jati diri bangsa, menghabisi sistem pertahanan dan kedaulatan rakyat semesta.

Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta adalah suatu sistem pertahanan keamanan dengan komponen yang terdiri dari seluruh potensi, kemampuan, dan kekuatan nasional yang bekerja secara total, integral serta berlanjut untuk mewujudkan kemampuan dalam upaya pertahanan keamanan negara.

Nasionalis Sejati

Sistem ini sangat tepat untuk menjaga negara dengan 17 ribu pulau. Jika saja kita sadar tentang perlunya menjaga negara ini, maka, penyelundupan narkoba, persoalan TKA China, bahkan deteksi dini soal teroris bisa terawasi masyarakat. Bukan membuat isu isu adu domba antarrakyat dengan membayar buzzer.

SISHANKAMRATA merupakan amanat konstitusi yang didasari oleh UUD Tahun 1945 yaitu “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Dalam Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”.

Butuh kesadaran dan solusi nyata tidak cukup hanya ramai-ramai membuat pernyataan yang kemudian hilang tanpa bekas. Sementara keadaan masyarakat tidak pernah tenang karena kita tidak mempunyai solusi kecuali hanya sekedar ikut menyalakan lilin dan itu pun hanya simbolik yang kemudian tidak berbekas.

Di tengah ancaman dunia dan ancaman bubarnya Indonesia tahun 2030, menurut pakar pakar di luar negeri maka sungguh sangat urgen bangsa ini bersatu dengan  SISHANKAMRATA dalam mempertahankan Negara Bangsa Indonesia.

Segera bangun kesadaran untuk kembali ke Pancasila dan UUD1945 asli. SISHANKAMRATA adalah bentuk dan wadah untuk para nasionalisme sejati, demi persatuan sekaligus membangun karakter kebangsaan. (*)

*Ir Prihandoyo Kuswanto adalah Ketua Pusat Studi Rumah Pancasila.

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry