Petugas dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, saat periksa hewan kurban. (Duta/abdul aziz)

PASURUAN | duta.co – Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat agar waspada dalam memilih hewan kurban yang sehat. Sehingga dagingnya berkualitas dan layak dikonsumsi warga. Himbauan itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Drh Irianto melalui Kabid Keswan, Drh Ainur Alfiah.

Menurut Alfiah bahwa ciri-ciri hewan kurban yang sehat diantaranya tidak cacat, tidak buta, tidak pincang, tak sakit mata dan tidak mengidap penyakit yang berbahaya untuk dikonsumsi.“Termasuk mata hewan yang  tidak dikerubungi lalat.Kalau dikerubungi lalat, berarti sapi atau kambing tersebut tengah sakit,” terangnya, saat dihubungi, Kamis (8/8/2019).

Untuk sapi, para pembeli harus bisa melihat fisik hewan itu sendiri. Apalagi untuk ciri-ciri sapi yang mengidap penyakit cacing hati yaitu kurus, bulu berdiri, kusam dan berkurap, harus dihindari.“Sapi yang kurus, bulunya berdiri, kusam dan berkurap. Itu kemungkinan dalam hatinya ada cacingnya,” jelas Alfiah.

Begitu pula dengan kambing. Alfiah menyebutkan, kambing yang sehat akan memiliki fisik bersih dan mengkilat, bermata cerah, badan berisi, dan air liur tidak berlebihan.“Hewan kurban harus sehat, karena akan dinikmati banyak orang nantinya. Jadi sebelum disembelih kita harus bisa memastikan akan kondisinya bagus atau tidak,” tegasnya.

Lebih lanjut Alfiah memberikan tips lengkap untuk masyarakat yang ingin membeli hewan qurban. Pertama, pilih hewan di tempat penampungan atau pemasaran hewan kurban yang telah ditetapkan dan diawasi oleh pemerintah.

Kedua, pastikan hewan memiliki surat keterangan kesehatan hewan dari dinas petugas kesehatan hewan.

Ketiga, pada saat dilihat dan diperiksa hewan kurban tersebut bernafas secara teratur. Badannya berdiri tegak dan tidak ada luka. Keempat, bola mata bening dan tidak ada pembengkakan. Kelima, area mulut dan bibir bersih. Keenam, lidah bergerak bebas dan air liur cukup membasahi rongga mulut. Ketujuh, area anus bersih, dan kotoran padat.

“Dengan memastikan aspek-aspek tersebut, maka hewan kurban yang dipilih aman dari kemungkinan sakit dan menularkannya kepada kita. Sehingga layak untuk disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha nantinya. Karena itu, masyarakat harus pandai memilih dan mencermatinya agar tak menyesal dikemudian haru,” imbuhnya. dul

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry