Wesiana Heris Santy, S.Kep,Ns.,M.Kep – Dosen Prodi Ners  Keperawatan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan

  1. Definisi Alat Permainan Edukatif (APE)

MENURUT Rekawati (2013) alat permainan edukatif (APE) adalah alat permainan yang dapat mengoptimalkan perkembangan anak sesuai usia dan tingkat perkembangan yang berguna untuk pengembangan aspek perkembangan anak.

Alat permainan edukatif adalah segala macam sarana yang bisa merangsang aktivitas sehingga membuat senang dan sebagai media anak untuk meningkatkan dan mengmbangkan kepribadiannya. (Adriana, 2013).

Prinsip dasar alat permainan edukatif adalah dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan psikomotorik anak, sosial-emosional (seperti mempertajam perasaan, membentuk moralitas, spiritualitas dan meningkatkan kepercayaan diri (Adriana, 2013).

  1. Syarat Alat Permainan Edukatif (APE)

Menurut Adriana (2013) alat permainan hendaknya tidak membahayakan anak dan sesuai tahapan usianya. Ada beberapa syarat alat permainan edukatif yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Keamanan

Alat permainan untuk anak setidaknya terlalu kecil, tidak ada bagian yang tajam, dan tidak mudah pecah sehingga harus selalu memperhatikan alat permainan yang aman untuk anak.

  1. Ukuran dan berat

Prinsipnya mainan tidak membahayakan dan sesuai dengan usia anak. Bila alat permainan terlalu besar atau berat, anak akan sukar menjangkau atau memindahkannya.

  1. Desain

Alat permainan edukatif (APE) sebaiknya mempunyai desain yang sederhana, tapi mempunyai ukuran, bentuk dan warna yang jelas. Selain itu, hendaknya tidak terlalu rumit untuk menghindari kebingungan anak.

  1. Fungsi yang jelas

Alat permainan edukatif (APE) sebaiknya mempunyai fungsi yang jelas untuk menstimuli aspek perkembangan anak.

  1. Variasi alat permainan edukatif (APE)

Alat permainan edukatif (APE) sebaiknya mempunyai fungsi yang jelas untuk menstimuli keempat aspek perkembangan anak.

  1. Universal

Alat permainan edukatif (APE) sebaiknya dapat dimainkan secara bervariasi (dapat dibongkar pasang), hendaknya tidak terlalu sulit agar anak tidak frustasi. Sebaliknya bila terlalu mudah anak akan cepat bosan.

  1. Tidak musah rusak, mudah didapat, dan terjangkau masyarakat luas.

Alat permainan edukatif (APE) dapat mengembangkan aspek perkembangan anak, setiap lapisan masyarakat baik yang bertingkat sosial ekonomi tinggi maupun yang rendah dapat menyediakannya. Alat permainan edukatif (APE) dapat didesain sendiri asal memenuhi persyaratan.

  1. Cara Menyediakan Alat Permainan Edukatif (APE)

Riany (2009) mengemukakan bahwa terdapat cara menyediakan alat permainan edukatif (APE) yang bersumber dari lingkungan sekitar, yaitu:

  1. Mengadaptasi

Mengadaptasi, yaitu menggunakan benda-benda atau bahan-bahan yang berasal dari lingkungan sekitar rumah. Contoh benda atau alat yang dapat diadaptasi menjadi alat permainan edukatif (APE) diantaranya alat-alat rumah dan sebagainya.

  1. Memodifikasi

Memodifikasi yaitu melengkapi alat yang sudah ada menajdi bentuk bahan alat permainan edukatif (APE) yang baru. Contohnya benda atau alat yang dapat dimodifikasi menjadi alat permainan edukatif (APE) antara lain rangkaian dan dijadikan mahkota, galon, bekas air mineral menjadi alat musik, sarung tangan atau kaus kaki menjadi boneka tangan, dan sebagainya.

  1. Membuat atau membeli baru

Membuat atau membeli alat permainan edukatif (APE) baru, yaitu membuat atau membelinya dari bahan-bahan dan alat baru sehingga menghasilkan alat permainan edukati (APE) baru. Contoh benda atau alat yang dapat dibeli atau dibuat menjadi alat permainan edukatif (APE) antara lain balok unik dari kayu, puzzle siap pakai, mainan dari kain dan sebagainya,

  1. Pedoman untuk Keamanan Alat Permainan Edukatif (APE)

Alat permainan edukatif perlu dijaga keamanannya, mulai dari pemilihan alat permainan edukatif, pengawasan, pemeliharaan dan penyimpanannya (Adriana, 2013).

  1. Pemilihan Mainan

1)            Pilih mainan yang sesuai dengan keterampilan, kemampuan dan minat anak

2)            Pilih mainan yang aman untuk anak sesuai dengan usianya.

3)            Pilih mainan dengan tepi halus atau kasar. Hindari mainan listrik atau elemen panas

4)            Hindari mainan dengan objek tembakan atau lemparan yang dapat mencederai mata

5)            Hindari mainan yang membuat kebisingan yang dapat merusak pendengaran

6)            Periksa adanya label keamanan seperti “tahan api” atau “tahan panas”

7)            Pastikan bahwa bahan-bahan pembuat alat permainan tersebut tidak beracun.

  1. Pengawasan

1)            Pertahankan lingkungan bermain yang aman

2)            Ajarkan anak tentang bagaimana caranya menggunakan mainan dengan tepat dan aman

  1. Pemeliharaan

1)            Inspeksi mainan yang lama dan baru secara teratur untuk melihat adanya kerusakan, bagian yang kendur, adanya kerat dan bagian-bagian yang lemah atau tajam dan bahay potensial lain

2)            Cari adanya tepi yang tajam atau bergerigi atau bagian yang patah yang dapat menimbulkan bahaya bagi anak.

3)            Lakukan perbaikan dengan segera atau buang jauh mainan dari jangkauan anak.

  1. Penyimpanan

1)            Berikan tempat yang aman untuk menyimpan mainan anak

2)            Ajarkan anak untuk menyimpan mainan dengan aman dalam upaya mencegah cedera pada anak,

  1. Jenis Alat Permainan Edukatif (APE)

Jenis alat permainan edukatif yang dianjurkan untuk anak usia pra sekolah (3-5 tahun) diantaranya adalah:

  1. Lilin (malam) yang dapat dibentuk

Manfaat dari alat ini adalah untuk melatih daya imajinasi anak, melatih anak membedakan permukaan dan warna benda.

  1. Alat-alat untuk menggambar

Manfaat dari alat permainan edukatif ini adalah meningkatkan daya ingat anak, mengenalkan pada anak benda-benda di sekitarnya melalui menggambar.

  1. Puzzle sederhana

Manfaat dari alat permainan edukatif ini adalah meningkatkan kreativitas dan inisiatif anak, meningkatkan kesadaran ruang, mengenal bentuk-bentuk dan menggabungkannya, melatih keterampilan motorik halus sekaligus koordinasi mata dan tangan.

  1. Bermain menyusun balok

Manfaat alat permainan edukatif ini adalah melatif anak berpikir kreatif, dan mampu mengenal bentuk benda.

  1. Manik-manik ukuran besar

Manfaat dari alat permainan edukatif ini adalah mengembangkan kecerdasan, melatih anak untuk membuat sesuatu yang membuatnya senang.

  1. Buku bergambar,

Manfaat dari alat permainan edukatif ini adalah melatih anak untuk berimajinasi. Mengenalkan pada anak benda disekitarnya dengan gambar yang ada di buku bergambar.

  1. Bola

Manfaat dari alat permainan edukatif ini adalah mengembangkan motorik anak.

  1. Majalah anak-anak

Manfaat alat permainan edukatif ini adalah anak belajar huruf dan angka-angka. Anak belajar untuk berimajinasi saat guru atau orang tua membacakan isi majalah.

  1. Alat permainan seperti dokter-dokteran
  2. Alat permainan seperti masak-masakan

Manfaat alat permainan edukatif ini adalah melatih anak untuk menanamkan sikap tolong menolong. Melatih anak untuk mempunyai rasa empati terhadap sesama.

  1. Kertas lipat

Manfaat alat permainan edukatif ini dapat melatih anak untuk kreatif. Anak diajarkan untuk membuat sesuatu yang membuatnya merasa senang.

  1. Pohon hitung

Manfaat alat permainan edukatif ini adalah melatih anak untuk bisa berhitung dengan cara yang menyenangkan anak. Anak diajarkan berhitung dengan cara yang membuatnya senang.

Jenis alat permainan edukatif (APE) diatas memiliki banyak sekali manfaat untuk anak usia 3-5 tahun. Anak akan merasa mampu melakukan sesuatu untuk dirinya. Anak akan membentuk konsep diri yang positif terhadap kemampuannya sendiri. Konsep diri anak yang positif akan membentuk harga diri anak yang secara tidak langsung akan membuat anak menjadi percaya diri. Anak akan percaya pada kemampuannya, anak menjadi berani untuk tampil, tidak grogi, anak tidak lagi malu-malu dalam berinteraksi, dan anak akan selalu riang gembira.

  1. Manfaat Alat Permainan Edukatif (APE)

Menurut Adriana (2013) manfaat alat permainan edukatif untuk anak pra sekolah usia 3-5 tahun diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengembangkan kemampuan menyamakan dan mengembangkan
  2. Mengembangkan kemampuan berbahasa
  3. Mengembangkan pengertian tentang berhitung, menambah dan mengurangi.
  4. Merangsang daya imajinasi dengan berbagai cara bermain pura-pura (sandiwara)
  5. Membedakan benda-benda dengan perabaan
  6. Mengembangkan kreativitas
  7. Meningkatkan kepercayaan diri
  8. Mengembangkan koordinasi motorik (melompat, memanjat, lari, dan lain-lain)
  9. Mengembangkan kemampuan mengontrol emosi, motorik halus dan kasar
  10. Mengembangkan kemampuan sosialisasi atau bergaul dengan anak dan orang lain.

Salah satu manfaat dari alat permainan edukatif (APE) salah satunya adalah untuk mengembangkan kepercayaan diri yang berarti secara tidak langsung menurut Adriana (2013) alat permainan edukatif (APE) dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry