Suasana PKKMB Unmer yang digelar secara daring.

MALANG | duta.co – Universitas Merdeka (Unmer) Malang mengawali program Pengenalan kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) lewat daring. Sebanyak 3.391 mabanya mengikuti program ini. Diharapkan mereka nantinya terbiasa dengan digital llife yang itu merupakan proses adaptasi agar cakap memakai platform digital.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unmer, Prof Dr Anwar Sanusi MSi saat membuka PKKMB, Senin (28/9/2020). Tidak kurang dari 60 maba perwakilan mengikuti upacara pembukaan, sedangkan yang lainnya mengikuti secara daring. Dalam kondisi pandemi Covid-19, menjadikan semuanya dituntut serba online. Hingga saat ini semua menggunakan platform digital.

“Dari pandemi ini kita semua akhirnya terbiasa dengan digital life. Belajar terbiasa memakai media digital, karena saat ini merupakan proses adaptasi agar cakap memakai platform digital,” ungkap Prof Anwar, Senin (28/9/2020).

Dijelaskannya, PKKMB Unmer sendiri digelar selama empat hari, dengan materi seperti Pancasila, radikalisme. Dan juga tatanan kehidupan kampus, kurikulum, dan kode etik. Semua maba wajib mengikuti ini sebagai syarat kelulusan kelak. Karena itu mahasiswa Unmer tahun sebelumnya yang belum ikut ketika ada pendidikan di Dodikjur, maka diikutkan dalam PKKMB tahun ini.

Ia menambahkan, dari jadwal selama empat hari, rata-rata mulai jam 08.00-11.00 WIB. Artinya banyak waktu yang dipangkas. Sedang bagi maba yang memiliki kendala perangkat atau internet, panitia juga tidak memberatkan mahasiswa. Panitia telah memodifikasikan materi ke metode lain. Seperti direkamkan dan kemudian dikirimkan dalam bentuk video ke WhatsApp maba. Ada juga yang dikirimkan lewat email. Tujuannya agar semua maba bisa mengikuti kegiatan ini.

Sejumlah tokoh dihadirkan lewat virtual, seperti Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Irwansyah, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Infantri Irwan Subekti. Kepala BNN Kota Malang, AKBP Agus Irianto, Walikota Malang Sutiaji dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak. Emil.

Di sisi lain Unmer yang diwakili Tim Stacks dari Prodi Teknik Elektro juga bersiap mengikuti ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang diadakan Kemendikbud. Duta dari kampus ini diantaranya, Karitas Darson (Ketua), Dionisius Aurelius Lami, Choiri Muchlis, dan Bagas Martinus Rianu, Yulius Malo, serta Kornelius Setiawan Bu’u. Mereka mengikuti bidang Seni Tari Indonesia (KRSTI), yang tahun ini temanya Tari Enggang dari Kalimantan Timur.

Wakil lomba robot dari Unmer Malang.

Saat lomba nanti ada tiga gerakan tari yang harus dilakukan robot. Dengan iringan musik lewat bluetooth robot tersebut bergerak menari. Persiapan pun dari tim Unmer sudah mencapai 50 persen. Ikhtiar dan upaya maksimal dilakukan agar kampus ini dapat mengulang sukses 6 tahun silam yang meraih prestasi di ajang yang sama. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry