PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui rangkaian kampanye kesehatan guna mencapai kualitas hidup yang lebih baik dan terlindungi.  (dok/duta.co)

YOGYAKARTA | duta.co – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui rangkaian kampanye kesehatan guna mencapai kualitas hidup yang lebih baik dan terlindungi.  Kampanye kesehatan ini diselenggarakan melalui daring maupun luring, termasuk berpartisipasi dalam gelaran olahraga seperti Mandiri Jogja Marathon 2022 dengan menggelar coaching clinic dan memberikan asuransi perlindungan kecelakaan bagi sekitar 6000 peserta lari dengan total nilai Rp 150 miliar.

Berfokus pada bidang perlindungan jiwa dan kesehatan, AXA Mandiri mewujudkan perhatiannya terhadap kesehatan melalui berbagai macam kegiatan.

“Komitmen kami untuk membantu melindungi hal terpenting bagi masyarakat, khususnya mengenai kesehatan, tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan asuransi kesehatan, namun juga dengan secara aktif melakukan kampanye kesehatan yang bekerja sama dengan berbagai pihak. Kegiatan yang dilakukan, mulai dari memberikan awareness tentang hidup sehat, menyediakan layanan asuransi kesehatan dan akses terhadap informasi kesehatan, serta kelas olahraga virtual melalui Emma, sebuah portal kesehatan digital, hingga memberikan perlindungan kecelakaan bagi peserta Mandiri Jogja Marathon 2022 merupakan peran aktif kami sebagai mitra bagi para nasabah, sekaligus berkontribusi bagi masyarakat luas dalam upaya untuk memiliki hidup lebih sehat dan terlindungi”, ujar Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma, di Yogyakarta (13/8).

Kegiatan coaching clinic yang dihadirkan AXA Mandiri pada Mandiri Jogja Marathon 2022 bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para pelari agar siap secara fisik, mental serta terpenuhi kebutuhan nutrisinya sebelum menaklukkan lintasan maraton di seputaran Candi Prambanan. Dihadiri oleh Melanie Putria sebagai Fit Enthusiast yang akan berbagi informasi mengenai persiapan fisik, tidak hanya untuk menghadapi lomba saja, tetapi bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap fit setiap harinya.

“Agar kondisi fisik terjaga saat melakukan marathon, persiapan fisiknya tentu perlu dilakukan jauh-jauh hari termasuk menjaga komitmen untuk menjaga pola makan, istirahat, serta latihan fisik. Selain itu, memiliki kebiasaan hidup sehat, -sehat secara fisik, mental dan finansial- serta memiliki perlindungan atau persiapan untuk ketiga aspek tersebut, sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa hidup lebih bahagia dan berkualitas”, sebut Melanie.

Selain itu, Direktur AXA Mandiri Uke Giri Utama menyampaikan mengenai pengelolaan biaya kesehatan yang akan membantu kondisi keuangan saat risiko tersebut terjadi.

“Biaya pengobatan selalu meningkat dari tahun ke tahun, dampaknya akan mempengaruhi keuangan keluarga. Oleh karena itu, persiapan dana kesehatan yang memadai, salah satunya dengan memiliki asuransi kesehatan yang tepat akan sangat bermanfaat untuk mengalihkan sebagian biaya tersebut, sehingga saat sakit, kita akan dapat fokus pada pemulihan, tanpa khawatir akan biaya yang harus dikeluarkan”, jelas Uke.

Di AXA Mandiri, beragam produk asuransi kesehatan disediakan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan kesehatan berbagai segmen masyarakat yang manfaatnya dapat dipilih sesuai kebutuhan, termasuk untuk mengantisipasi biaya atas penyakit kritis yang tinggi. Manfaat asuransi kesehatan tersebut, mulai dari pemeliharaan kesehatan, pengobatan, hingga santunan meninggal dunia.

Pada kesempatan yang sama AXA Mandiri juga memperkenalkan salah satu program kampanye kesehatan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat yang bertajuk “Fit Challenge”. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan menerima tantangan kesehatan dan memasak makanan sehat dalam periode waktu tertentu, guna mendapatkan berat badan yang ideal.

Menurut data Kemenkes dalam acara Launching Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional Tahun 2021, tren gizi semakin baik dari tahun ke tahun yang ditandai dengan penurunan persentase wasted (berat badan rendah berdasarkan tinggi badan) dan obesitas di bawah satu persen. Persentase wasted di Indonesia pada 2021 adalah 7,1 persen, turun sebesar 0,3 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara, obesitas di Indonesia pada 2021 juga mengalami penurunan sebanyak 0,3 persen. Sehingga persentase obesitasnya menjadi 7,1 persen. Sedangkan, underweight (berat badan rendah berdasarkan usia) meningkat 0,7 persen dari tahun 2019 ke 2021.

Berdasarkan fakta tersebut, AXA Mandiri menilai pentingnya untuk terus mendukung tren kesehatan yang semakin membaik. Salah satunya adalah dengan memberikan motivasi dan fasilitas untuk mencapai berat badan ideal sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing individu melalui program “Fit Challenge”. Tidak hanya tantangan hidup sehat saja, kampanye yang dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh Indonesia ini juga menghadirkan tantangan memasak makanan sehat yang tentunya akan dipandu oleh koki kenamaan tanah air.

Handojo menyebutkan bahwa kampanye “Fit Challenge” dirancang sesuai dengan tren yang sedang berkembang untuk memberikan inspirasi mengenai gaya hidup sehat yang bisa dimulai dengan langkah sederhana. “Berbagai tantangan dihadirkan dengan cara yang ringan dan menyenangkan untuk membantu masyarakat agar mulai berpikir, bergerak, serta memiliki kebiasaan hidup yang lebih sehat. Kami yakin, bersama kita bisa hidup lebih sehat untuk kualitas hidup yang lebih baik dan terlindungi”, tutupnya. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry