USAHA : Daring digelar BI Kediri bersama jurnalis menghadirkan Helmy Yahya sebagai narasumber (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri menyelenggarakan kegiatan pelatihan wartawan selama ini bermitra, pada Jumat (16/10) secara daring. Kegiatan pelatihan wartawan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan untuk meningkatkan skill dan menambah wawasan wartawan mitra kerja sehingga akan bermanfaat dalam mendukung profesinya sebagai penyampai berita. Disampaikan Rizal Moelyana selaku Asisten Direktur, dengan pelatihan yang diselenggarakan ini, dapat menjaga komunikasi dan koordinasi yang lebih erat antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dengan awak media.

Pelatihan yang diikuti puluhan wartawan ini mengambil topik kewirausahaan dengan menghadirkan narasumber seorang entrepreneur yang juga lama berkecimpung di dunia pers dan pertelevisian, Helmy Yahya. Pemilihan topik ini tak lepas dari kondisi pandemi COVID-19 yang memaksa masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas dari rumah, tak terkecuali wartawan. Helmy Yahya yang pernah menjadi Direktur Utama TVRI ini menjadi salah influencer yang aktif mengajak semua orang untuk dapat berfikir positif selama masa kerja di rumah atau work from home.

Disampaikannya waktu luang yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk tetap produktif yakni dengan membangun bisnis dari rumah atau home entrepreneur. Pelatihan ini bukan bermaksud untuk mengarahkan wartawan meninggalkan profesi utamanya sebagai penyampai berita, namun lebih sebagai upaya menambah wawasan wartawan yang pastinya bermanfaat pada pelaksanaan tugasnya dalam menulis berita. Semakin banyaknya waktu di rumah bersama keluarga yang dimiliki selama pandemi yang terjadi sekarang ini, awak media bisa mencoba memulai membangun bisnis dari rumah bersama keluarga.

Perlu diketahui KPwBI Kediri secara rutin menyelenggarakan pelatihan wartawan setiap tahunnya. Tahun sebelumnya pelatihan wartawan mitra KPwBI Kediri di laksanakan di Jakarta. Pada pelatihan tahun lalu awak media berkesempatan melihat langsung keberadaan Museum Bank Indonesia dan proses pencetakan uang rupiah di Perum PERURI. Kondisi pandemi sekarang ini membatasi aktivitas secara fisik, namun hal ini tidak mengurangi semangat Kantor Perwakilan Bank Indonesi Kediri untuk terus berupaya memberikan pelatihan wartawan tahun 2020, untuk itu pelatihan kali ini dilaksanakan secara daring.

Dalam materinya, Helmy Yahya menyampaikan untuk melakukan bisnis yang kemungkinan memiliki hasil kecil. “Harus melakukan upgrade skill dan update channeling, diantaranya bantuan permodalan dari pemerintah, perbankan atau perusahaan swasta. Bahwa pintar saja tidak cukup, itu seperti orang sombong. Bahwa fakta, orang – orang sukses tidak pernah sombong. Mereka lebih slow down dan kesuksesan berawal dari karakter yang kuat,” ungkap Helmy Yahya.

Bahwa berdasarkan data kesuksesan didominasi karena karakter mencapai 85% dan sisanya 15% merupakan skill. “Orang pinter belum tentu sukses, banyak dulu rangking satu ternyata tidak sukses. Kuliah di perguruan tinggi favorit namun dalam bisnis tidak sukses. Makanya harus pintar berjualan di masa pandemi ini, lalu mencari partner kerja dan bila tetap sombong resikonya tidak disukai orang,” imbuhnya.

Sesi dialog pun berjalan cukup baik layaknya jurnalis senior dan yunior, dimana berceritakan kisah usaha hingga meminta tips agar jualannya laris kepada Helmy Yahya. “Ada orang pinter tapi gampang stress, harus mampu menjadi coach yang baik dengan anak buah, mampu berkolaborasi dan yakin atas jualannya. Lebih baik merekrut orang jujur daripada yang pintar,” pesannya dalam daring bersama jurnalis di Kediri. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry