
Jakarta | duta.co – PT Merdeka Battery Materials, Tbk (MBMA), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold, Tbk, mengumumkan peningkatan signifikan dalam Mineral Resources dan Ore Reserves per 31 Desember 2025. Total Ore Reserves di tambang Sulawesi Cahaya Mineral meningkat menjadi 578,8 juta wet metric tonnes dengan kadar nikel 1,23%, setara dengan 4,4 juta ton nikel, naik 48% secara tahunan.
Peningkatan ini hasil eksplorasi lanjutan dan optimalisasi perencanaan tambang. Dengan cadangan yang lebih kuat, MBMA siap mendukung keberlanjutan operasi dan fasilitas pengolahan hilir, termasuk smelter RKEF dan HPAL.
Untuk 2026, MBMA targetkan produksi bijih saprolit 8,0 – 10,0 juta wmt dan limonit 20,0 – 25,0 juta wmt. Perseroan juga bidik swasembada bijih saprolit untuk pabrik RKEF pada 2026.
“Penambahan cadangan ini menunjukkan kekuatan aset dan konsistensi eksekusi kami,” kata Presiden Direktur MBMA, Teddy Oetomo. MBMA akan terus dorong eksplorasi untuk perpanjang umur tambang dan dukung pertumbuhan bisnis. Wk





































