BANTU UMKM : Chief Commercial Officer Mbiz.co.id, Andik Duana Putra saat memperkenalan kehadiran platform terbarunya berupa marketplace B2B Mbizmarket di Surabaya, Kamis (28/03/2019). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA | duta.co  – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) terutama  penyelenggara dan penyedia barang dan jasa memiliki tempat yang bagus untuk menawarkan produknya.

Salah satu penyedia solusi e-procurement Mbiz.co.id memerikan wadah bernama marketplace B2B bernama Mbizmarket.co.id (Mbizmarket).

 Kehadirannya menjadi langkah strategis Mbiz.co.id dalam menegaskan posisinya sebagai penyedia solusi e-procurement end-to-end, memperluas layanan dan solusinya serta memberikan peluang yang lebih besar kepada perusahaan penyelenggara dan penyedia barang dan jasa dari berbagai skala bisnis – dari vendor kelas dunia hingga skala UMKM – untuk lebih mengoptimalkan produktivitas bisnisnya.

Chief Commercial Officer (CCO) Mbiz.co.id, Andik Duana Putra mengatakan Mbizmarket dirancang sebagai marketplace business to business (B2B).  Ini mengutamakan kualitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas tinggi bagi perusahaan-perusahaan yang memanfaatkannya, baik sebagai pembeli maupun penjual.

“Melalui Mbizmarket, yang merupakan gabungan antara B2B ecommerce dan e-procurement, perusahaan dan vendor penyedia barang dan jasa dapat dengan mudah melakukan transaksi melalui pemanfaatan platform digital andal yang kami sediakan secara gratis,” ujar Andik.

Melalui penyediaan platform Mbizmarket secara gratis, perusahaan berskala UMKM pun berkesempatan mendigitalisasi proses procurementnya secara cepat dan efisien. Ssebab dengan Mbizmarket mereka tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun infrastruktur e-procurement sendiri.

Cukup memanfaatkan Mbizmarket, perusahaan skala kecil dan menengah yang selama ini sering terhalang oleh persoalan mahalnya biaya pembangunan sistem, kini bisa menerapkan e-procurement yang transparan dan akuntabel tanpa terkendala lagi.

Menurut Andik, semua transaksi akan tercatat dan 100% dapat diaudit berkat tersedianya fitur-fitur pendukung proses e-procurement seperti Budget Control, Spending Report & Analytics,  Order & Fulfilment tracking, serta digital approval.

Untuk Mbizmarket, jumlah vendor penyedia barang dan jasa juga akan makin bertambah karena fleksibilitas kerja sama yang lebih terbuka dan perusahaan pembeli dapat berhubungan langsung dengan vendor penyedia barang dan jasa.

Selain fitur-fitur yang mendukung transparansi dan akuntabilitas untuk proses e-procurement, Mbizmarket juga menghadirkan beragam diferensiasi lain dan beberapa di antaranya adalah yang pertama di industri.

Penyelenggara penyediaan barang dan jasa dapat dengan mudah melakukan perbandingan harga melalui satu halaman yang sama secara real time. Untuk efisiensi yang kian optimal, mereka juga berpeluang untuk mendapatkan penawaran harga khusus dari vendor.

 Untuk kepentingan regulasi terkait perpajakan, Mbizmarket juga akan memberikan tanda apakah vendor penyedia barang dan jasa adalah Perusahaan Kena Pajak (PKP) atau bukan.

“Pelaku usaha skala kecil dan menengah di seluruh wilayah Indonesia juga dapat memanfaatkan Mbizmarket untuk menjual produk dan jasanya dalam kuantitas yang besar, meskipun di Mbizmarket tidak ada batasan pemesanan minimum bagi perusahaan penyelenggara pengadaan barang dan jasa,” tukas Andik. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.