
SURABAYA | duta.co – Media sosial lagi ramai dan terasa kejam. Hari ini misalnya, masih dijejali pidato Prsiden Prabowo Subianto di depan ribuan buruh yang tengah merayakan May Day (1/5/26) di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Lucunya, banyak akun yang memperjelas jawaban buruh ketika ditanya Presiden Prabowo soal MBG (Makan Bergizi Gratis). “Saya bertanya kepada Saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?,” tanya Prabowo.
Ironisnya, medsos kita mengabarkan bahwa buruh menjawabnya ‘Tidaaaak’. Akun @Jaya shoop misalnya, mengulang pidato presiden. “Coba dengarkan jawaban ini, Pak Prabowo pasti terkejut dengan jawaban ini. Apalagi ini di depan para buruh,” begitu kata pemilik akun.
Bang Syukur Mandar, yang rajin mengisi medsos juga berkomentar. Tapi berbeda dengan akun @Jaya Shoop. “Anda simak pidato presiden itu yah! Kita tidak boleh menjadi bangsa yang minder. Betul, Pak Presiden. Kami justru ingin sekali tidak menjadi bangsa yang minder, dengan pemimpin yang kuat, pemimpin yang jujur. Pemimpin yang komitmen dengan rakyatnya,” kata lelaki yang dikenal sebagai Ketua Tim 12 Kuasa Hukum Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MR PBD) aktif dalam pendampingan hukum terkait isu-isu Papua Barat Daya.
Ia kemudian melempar tanya: “Pertanyaan sederhana saya pak, kalau kita mau bangga, kira-kira apa yang kita banggain pak? Masak urusan makan kita banggain ke dunia internasional. Dari sisi pertahanan atau dari sisi teknologi?” tanyanya yang terlihat duta.co, Senin (4/5/26).
Di web setneg.go.id juga terpampang pidato lengkap Presiden Prabowo. Di akhir pidato itu, presdein memang menyebut soal program MBG. “Saudara-saudara, kita juga memberi perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini, kita memberi perlindungan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah, sebesar Rp500 triliun,” katanya.
“Saudara-saudara. Kita juga memberi MBG (Makan Bergizi Gratis). Saya bertanya kepada Saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?,” tanya Prabowo yang kemudian jawabab buruh itu dimaknai medos menjadi ‘Tidaaak’.
“MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita. Saudara-saudara sekalian, anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang ya. Dengan MBG ekonomi kita hidup di mana-mana,” kata presiden.
“Saudara-saudara sekalian ya. Rakyat butuh telur, rakyat butuh daging, rakyat butuh sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup, petani-petani kita dapat penghasilan, Saudara-saudara sekalian. Uang ini semua beredar, Indonesia tambah kuat, Indonesia tambah sejahtera,” jelasnya.
“Saudara-saudara sekalian. Kita juga, saya perintahkan, tadi sudah saya umumkan, kita akan membangun satu juta rumah dan kita akan berjuang segera kita bangun satu juta rumah ini. Ini juga nanti akan menghasilkan pekerjaan yang banyak, Bayangkan, satu rumah membutuhkan lima orang bekerja, berarti tiap tahun mungkin kita bisa menciptakan jutaan lapangan kerja,” pungkasnya. (net)




































