BANTUAN :  Petugas Dinas kesehatan Lamongan, saat memberikan bantuan kepada mbah Munawi, Rabu (11/09/2019) (duta.co/ardhy)

LAMONGAN | duta.co –Mbah Munawi, dhuafa pengidap tumor mata yang hidup hanya berdua dengan istrinya selama puluhan tahun, akhirnya mendapatkan penanganan yang serius dari Puskesmas Sugio, Baznas dan juga Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat menyatakan, dari puskesmas Sugio untuk paliatif rencana ada kunjungan ke rumah Mbah Munawi setiap bulannya. Sudah di tindak lanjuti dan dapat bantuan juga dari Baznas, untuk tindakan puskesmas sugio memberikan pengobatan paliatif.

” Untuk sosial ekonominya sudah di masukkan di Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga sudah di data di Dinas Sosial Lamongan, kemarin sudah dapat bantuan Rp 1 juta,” ujar Taufik Hidayat, Rabu (11/09/2019).

Dia menjelaskan, sebenarnya relatif mampu untuk ukuran desa, rumah dinding jati dan informasinya mempunyai sawah, meskipun tidak terlalu luas, yaitu sekitar bumi 250.

” Saudara dan keponakannya, sangat perhatian saat kunjungan hari senin kemarin mereka datang, dan pasien sudah di bawa berobat ke Rumah Sakit (RS) mata Undaan Surabaya, tapi pihaknya minta pulang paksa, karena  tidak berani di operasi,” ujarnya.

Taufik mengatakan, sakit tumor mata mbah Munawi itu sudah lama sekali, hampir 20 tahun, dan sudah berobat ke mana-mana tapi pihaknya tetep ngotot tidak mau di operasi.

Sementara itu, ketua harian yayasan berkas bersinar abadi, Aipda Purnomo mengucapkan banyak terimakasih atas tindak lanjut yang sudah di berikan Dinas Kesehatan lamongan kepada Mbah Munawi tersebut.

” Saya sangat mengapresiasi atas segala upaya atau tindakan dari dinas kesehatan lamongan yang langsung tanggap atas kejadian yang menimpa kaum dhuafa warga asal Sugio itu,” ucapnya.

Purnomo berpesan, apabila ada warga atau aparatur desa yang kebetulan mengetahui ada warga lainnya yang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan dan pertolongan, hendaknya segera memberitahu kepada dinas terkait.

” Saya kira dinas kesehatan lamongan akan cepat meresponnya, dan akan di lakukan tindak lanjut kepada yang bersangkutan untuk segera di berikan pertolongan,” pungkas Purnomo. ard

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry