Petugas saat mengevakuasi mayat. (DUTA.CO/ARIF)

MOJOKERTO | duta.co — Mayat laki-laki penuh luka bacok, mengemparkan warga Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Senin (29/1). Kondisi korban yang mengenaskan ditemukan warga di saluran irigasi dengan luka bacok di wajah dan kedua pergelangan tangannya nyaris putus.

Dari pantauan di lapangan, lokasi penemuan mayat sekitar 100 meter dari permukiman penduduk. Mayat dalam kondisi terlentang di dalam parit persis di tepi jalan penghubung antar desa. Kondisi mayat masih mengenakan pakaian lengkap antara lain celana jeans selutut warna biru muda, celana dalam jenis bokser warna hitam, kaus hitam serta jaket cokelat muda dengan lengan warna hitam.

Kepala Dusun Kedawung Wetan Muhammad Amam (45) mengatakan, mayat pemuda ini pertama kali ditemukan warganya yang hendak ke sawah sekitar pukul 06.00 WIB.

“Mayat ini bukan warga sekitar sini, tidak ada yang mengenali,” katanya.

Polisi yang datang ke lokasi menghalau warga dengan memasang garis polisi. Petugas melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi yang menemukan mayat tersebut. Ratusan warga yang penasaran memadati tempat penemuan mayat ini.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menjelaskan, tak ditemukan satu pun kartu identitas pada mayat pemuda ini. Korban diperkirakan berusia 30 tahun. Meski sudah mengeluarkan bau tak sedap, menurut dia, korban belum 24 jam meninggal.

“Ada beberapa luka di tangan dan kepala bekas benda tajam. Kemungkinan korban pembunuhan,” terangnya.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah benda yang diduga milik korban dan pelaku. Antara lain sepasang sandal warna hitam merk Ardiles, benda mirip sarung pedang samurai dan potongan rambut.

Untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban, mayat pemuda ini dievakuasi ke RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari. “Untuk kejelasannya nanti tunggu hasil autopsi,” tandas Fery. (ari)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry