KOTA MALANG | duta.co – Bertempat di BPSDM (Badan Pengembang Sumber Daya Manusia) Prov. Jatim Kota Malang, Jl. Kawi Kec. Klojen Kota Malang, Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Irwan Subekti, mendampingi kegiatan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto S.Sos. M.M, dan Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawangsa bersama Forkopimda Jatim, dalam rangka menghadiri undangan Vidcon bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jenderal TNI. Purn. Luhut Binsar Pandjaitan.

Vidcon yang dilaksanakan di Gedung Graha Wiyata Praja BPSDM Prov. Jatim Kota Malang yang membahas perkembangan Level PPKM dibeberapa Daerah dan menyampaian beberapa Kebijakan Pemerintah yang salah satunya nanti akan dilakukan uji coba Protokol Kesehatan dan Aplikasi Peduli Lindungi untuk tempat Wisata, Mall, Resto dan Pusat Perbelanjaan dengan batasan tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI menyampaikan, bahwa Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah berlangsung selama beberapa minggu belakangan mulai menunjukkan hasil positif berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Kasus Konfirmasi Nasional dan secara spesifik Jawa-Bali mengalami penurunan. Secara Nasional, tren kasus konfirmasi turun hingga 90,4 persen. Khusus untuk Jawa-Bali angkanya turun hingga 94 persen dari titik puncaknya. Terjadi penambahan wilayah aglomerasi yang masuk ke dalam level 3, yakni Malang Raya dan Solo Raya.

Penerapan PPKM Jawa-Bali Wilayah yang sudah masuk ke dalam level 3 pada penerapan minggu ini adalah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya, Untuk Semarang Raya turun dari level 3 ke level 2.

Melihat kondisi yang semakin membaik, Pemerintah akan melakukan 3 penyesuaian Kebijakan Khusus di Wilayah Jawa-Bali, diantaranya akan dilakukan uji coba pembukaan 20 tempat Wisata di Kabupaten/Kota yang ada di level 3 dan Pemerintah akan melakukan uji coba Protokol Kesehatan dan Aplikasi Peduli Lindungi untuk Mall dan Pusat Perbelanjaan dengan batasan tertentu.

Upaya penurunan level perlu difokuskan pada indikator, kapasitas, respon dengan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment), untuk itu seluruh pemerintah mensosialisasikan aplikasi peduli lindungi dan dicek penerapan aplikasi tersebut.

“Saya mengapresiasi sebagian Daerah yang sudah mengoptimalkan kegiatan pemindahan pasien yang melaksanakan isoman menuju ke isoter. Kita harus waspada dan saling mengingatkan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protkes dalam berkegiatan sehari-hari. Kita jangan terlena dengan angka penurunan pasien positif,” ujar Luhut.

Terkait dengan vaksin, di beberapa daerah banyak warga masyarakat yang mencari-cari Vaksinasi. Hal ini agar segera ditindaklanjuti berkaitan dengan ketersediaan Vaksin sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam melakukan Vaksinasi.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut mendampingi Pangdam V/Brawijaya dan Gunernur Jatim diantaranya Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H, para Asisten Kodam V/Brawijaya serta Stake Holder terkait. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry