Sidak DAK fisik Komisi ll DPRD di SMPN 2 Paron hingga terbit rekomendasi 3 poin hasil temuan. (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Masyarakat Kabupaten Ngawi apresiasi kinerja Komisi ll DPRD atas terbitnya rekomendasi 3 poin temuan hasil sidak pelaksanaan pekerjaan proyek DAK fisik revitalisasi 14 ruangan gedung SMPN 2 Paron beberapa hari lalu.

“Kita mengapresiasi kinerja Komisi ll Dewan atas terbitnya rekomendasi 3 poin temuan hasil sidak DAK fisik di SMPN 2 Paron,” ujar Sumantri, salah satu warga berpengalaman dibidang teknis. Minggu, (5/9/2021).

Sumantri mengatakan, sebelum pelaksanaan pekerjaan dipastikan sudah melalui proses evaluasi perencanaan, jika terjadi kesalahan saat pelaksanaan artinya kinerja pengawas patut dipertanyakan, apalagi progres tidak sesuai target yang direncanakan.

“Anggaran yang begitu besar untuk proyek revitalisasi SMPN 2 Paron, pada progresnya ada keterlambatan 3 persen dan ada temuan artinya kinerja pengawas lapangan patut dipertanyakan,” jelas Sumantri.

Lebih lanjut dijelaskan Sumantri, terkait tugas dan wewenang, hak serta kewajiban pengawas lapangan, salah satunya sebagai pemandu pelaksana, sehingga terjadinya bentuk kesalahan pekerjaan dipastikan sepengetahuan pengawas.

“Peran pengawas sangatlah penting, disaat ada perubahan jelas ada rekomendasi dari pengawas, sehingga terjadinya kesalahan pada pekerjaan tidak mungkin tanpa sepengetahuan pengawas kecuali dari awal sudah ada konspirasi,” imbuh Sumantri.

Diketahui, pengawas lapangan dari CV Tirta Kencana, akibat kelalaiannya terbitlah rekomendasi dari Komisi ll Dewan, terkait atas kurangnya gantungan plafon dari bahan hollow 4×2 cm minimal ada 16 batang diseluruh ruangan yang masuk dalam perencanaan revitalisasi.

Selain itu, dua poin selanjutnya yakni, slove pada pondasi slasar teras direkomendasi menggunakan besi minimal 8 mm pada tiap-tiap ruangan, serta plesteran pada dinding jendela lama yang ada dibeberapa ruangan harus dibongkar dan diganti baru

Sedangkan untuk pagu anggaran proyek revitalisasi gedung SMPN 2 Paron tersebut sebesar Ro3,1 milyar. Melalui lelang di menangkan CV Bina Kontruksi sebagai pelaksana pekerjaan dengan nilai kontrak Rp2,6 milyar, jangka waktu 135 hari.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry