PROSESI : Proses pemilahan hewan Kurban di   Masjid Nurul Islam Pondok Maritim Surabaya. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Setiap Hari Raya Idul Adha atau juga dikenal dengan Hari Raya Kurban Masjid Nurul Islam Pondok Maritim Surabaya menyelenggarakan penyembelihan hewan Kurban dari para donatur perorangan, patungan ataupun perusahaan.

Pada tahun 2025 ini,  Masjid Nurul Islam menyembelih 10 sapi dan 18 kambing. Untuk 10 sapi rinciannya 7 patungan, 2 perorangan dan 1 dari Pelindo. Dari sisi jumlah mengalami peningkatan dibanding Idul Adha tahun 2024 lalu.

Sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban, Masjid Nurul Islam mengadakan takbir keliling  Kamis Malam hari setelah Salat Isya. Pelaksanaan takbir keliling diikuti kurang lebih ratusan peserta santri TPQ yang merupakan kolaborasi TPQ Masjid Nurul Islam  dengan TPQ Masjid At Taubah dan Masjid Al Muhajirin Pondok Maritim.

Abdul Somad, Ketua Zakat Infak Idul Fitri dan Idul Adha (ZIFIA)  Masjid Nurul Islam Pondok Maritim mengatakan Idul Adha sendiri punya makna serta pembelajaran hidup yang sangat mendalam bagi kaum muslim, tak terkecuali juga buat anak. Karenanya dalam setiap kegiatan penyembelihan hewan Kurban, melibatkan remaja masjid, santri TPQ yang sudah remaja dan tahun ini dibantu 20 mahasiswa Unesa.

Mahasiswa Unesa membantu proses penyembelihan dan packing pket hewan kurban di Masjid Nurul Islam Pondok Maritim. (dok/duta.co)

“Untuk tahun ini dengan rincian 10 ekor sapi merupakan patungan dan peroraangan dari warga sekitar, satu ekor sumbangan dari Pelindo. Demikian juga untuk 18 ekor kambing semuanya dari warga sekitar,” katanya disela prosesi distribusi hewan Kurban untuk warga sekitar.

Abdul Somad menambahkan untuk pembagian hewan kurban pihaknya tidak menyediakan kupon dalam jumlah banyak, melainkan hanya 150 kupon untuk warga sekitar Masjid Nurul Islam, satpam, petugas kebersihan dan masyarakat yang membutuhkan.

“Tahun ini ada sekitar 1.500 an paket hewan Kurban yang disiapkan dan didistribusikan tidak hanya sekitar masjid melainkan bisa se Kota Surabaya. Kita menerima proposal dan permintaan yang masuk yang memang layak menerima bantuan daging kurban,” jelasnya.

Untuk masing-masing paket sapi sekitar 1,5 kg daging dan tulang, sedangkan untuk kambing 1 kg daging dana tulang. Untuk yang kurban perorangan mendapatkan 30 kg daging dan 10 kg tulang, sedangkan yang kurban patungan mendapatkan 5 kg.

Abdus Somad menambahkan konsep distribusi hewaan kurban yang dilakukan Masjid Nurul Islam yakni terbuka menerima permintaan dari semua pihak yang tentunya sudah dilakukan verifikasi. Seperti dari Yayasaan Yatim Piatu, pihak RT, RW ataupun lembaga yang membutuhkan. imm

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry