KEDIRI|duta.co – Meski di masa pandemi saat seluruh aktifitas dalam dunia pendidikan sementara dihentikan. Justru para anak muda disinyalir para pelajar terlihat menggelar acara adu kecepatan di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

Terlihat pada Jumat kemarin malam, terdapat gerombolan anak muda kemudian bergantian menggelar balapan liar secara bergantian. Atas aduan masyarakat, anggota Pos Sektor Ngasem datang dan mereka semburat melarikan diri.

Menyikapi fenomena yang seakan tidak ada jera atau punya rasa takut bahwa bukan hanya bahayakan diri sendiri, juga kepada pengguna jalan lain. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasat Lantas AKP M. Bobby Zulfikar saat dikonfirmasi Sabtu ,(10/10) menyatakan, akan dijadikan atensi dengan terjunkan Tim Taktis.

“Kami tidak ingin kejadian di Situbondo terjadi di Kediri, sesuai atensi Bapak Kapolda akan kami tindak tegas karena bagian dari anarkhi. Kegiatan yang melawan hukum dan bisa mengancam keselamatan nyawa orang lain,” tegas AKP Bobby.

Apa bentuk tindakannya, diterangkan Kasat Lantas akan terjunkan Tim Taktis yang beranggotakan 15 orang untuk melakukan patroli. “Mereka (pembalap liar, red) belum kenal Bobby Zulfikar, akan saya buat merinding hingga menangis ketakutan bila sampai tertangkap,” ucapnya

“Saya sampaikan terima kasih atas laporan ini dan mulai malam ini kita tingkatkan patroli khususnya di SLG,” jelasnya. Operasi khusus balapan liar ini, ditambahkannya akan dipimpin langsung dan tidak ada kompromi bagi pelanggar. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry