PAMEKASAN | duta.co — Sabtu, (27/6/2020) jam 9 pagi Menko Polhukam RI Mahfud MD pulang kampung ke Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Iring-iringan yang terdiri dari keluarga dan sahabat Mahfud MD ini berjibaku melewati jalan poros desa yang rusak berat.

Untunglah khusus jalan akses menuju makam H Mahmoddin sudah diperbaiki secara swadaya dan swadana oleh warga Desa Plakpak kemarin, jum’at 26 Juni 2020.

Mahfud MD termasuk tipikal tokoh nasional yang sangat rajin ziarah ke makam orang tuanya, sekaligus makam kakek dan buyutnya di dusun Seccang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Usai ziarah, Menko Polhukam Mahfud MD menyempatkan diri mampir ke rumah kakak kandungnya, Zahratun, sekedar untuk menikmati degan (kelapa muda) khas Desa Plakpak sambil beramah-tamah dengan keluarga besarnya dengan tetap mematuhi protokol new normal Covid-19.

Koordinator Sahabat Mahfud MD Jawa Timur, Firman Syah Ali yang juga merupakan Bakal Calon Wali Kota Surabaya tampak mendampingi Menko Polhukam saat prosesi ziarah.

Firman Syah Ali yang merupakan Bendahara Umum PW IKA PMII Jatim ini menyebut Prof Mahfud MD sangat rajin ziarah makam orang tua. “semoga rutinitas ziarah makam orang tua yang dilakukan oleh Prof Mahfud MD dapat dijadikan suri tauladan oleh generasi penerus bangsa.”

“Kadang kita rajin ziarah makam wali di seluruh indonesia, tapi lupa ziarah ke makam orang tua dan leluhur sendiri” ucap Pengurus Harian LP Ma’arif NU Jawa Timur ini.

Usai silaturahim dengan keluarga besarnya di Dusun Seccang Desa Plakpak Pamekasan, rombongan Menko Polhukam melanjutkan perjalanan ke Pendopo Kabupaten Bangkalan dalam rangka bertemu dengan ulama se-Madura.

Dalam perjalanan Pamekasan-Sampang, Rombongan Menko Polhukam melewati jalur Omben dalam rangka mengenang tempat lahirnya Mahfud MD, Omben. Mahfud MD memang “numpang lahir” di Omben Sampang 63 tahun silam. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry