Pelaku (tengah) dipapah keluar dari asrama putri menuju Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan pasca melahirkan, kondisi pelaku nampak lemas. (duta.co/ARIBOWO)
Pelaku (tengah) dipapah keluar dari asrama putri dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan pasca melahirkan, kondisi pelaku nampak lemas. (duta.co/ARIBOWO)

MADIUN | duta.co — Warga Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun mendadak digemparkan dengan penemuan sosok jasad bayi baru lahir dan dibuang di tempat sampah, tepat di samping asrama putri kampus STIKES Bhakti Husada Mulia Jalan Praja Taman Kota Madiun.

Jasad bayi yang diduga hasil hubungan gelap ini pertama kali ditemukan oleh petugas cleaning service asrama putri setempat bernama Sumartono pada Selasa (3/1/2017) pagi saat membuang sampah. Sumartono curiga melihat kardus air mineral di antara tumpukan sampah tersebut.

Saat dibuka, ternyata kardus itu berisi bayi baru lahir yang sudah tak bernyawa lagi. Atas temuan tersebut dirinya pun segera melaporkan kepada pihak kampus dan dilanjutkan ke kepolisian setempat.

Kasad Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos mengatakan, setelah dilakukan olah TKP, petugas berhasil mengamankan seorang mahasiswi setempat dan diduga kuat ibu bayi yang tega membuang darah dagingnya sendiri.

“Untuk sementara, pelaku sudah kita amankan dan kondisinya masih sangat lemah karena usai melahirkan. Untuk memastikan kebenaran perkara ini, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Logos.

Menurut mantan Kapolsek Wungu Kabupaten Madiun menjelaskan, bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,7 kilogram ini sudah meninggal 9 jam lalu.

“Kalau umur bayi sudah 9 bulan,” ujar Logos. Disinggung, motif pembuangan bayi tersebut, Logos mengatakan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang didapat, dugaan kuat pelaku berinisial IAR (18) salah satu mahasiswi Program Studi (Prodi) Kebidananan STIKES Bhakti Husada Mulia Kota Madiun yang tinggal di asrama putri. (bow)

Tinggalkan Balasan