MALANG – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang diajak Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar agar selalu mengkritisi Pemerintah. Demi sehatnya iklim demokrasi di Indonesia, maka perlu penyelaras kebijakan oleh penyelenggara negara. Salah satunya melalui penyelenggaraan Parlemen Kampus yang digelar di kampus Ulil Albab ini.

Menurut Rektor UIN Malang Prof Dr HM Zainuddin MA, tema parlemen kampus kali ini sangat penting. Yakni paradigma SDs tata kelola sampah. Menurutnya integrasi pendidikan di kampus ini menghimpun tiga relasi sekaligus, yakni hubungan vertikal dengan Alloh Subhana Wat Ta’ala. Kemudian relasi sosial antar manusia, dan hubungan dg alam yg diitilahkan kosmologis.

“Makan tanggungjawab semua terutama mahasisa UIN Malang yang harus menyeponsori menjaga lingkungan. Seperti yang tertuang dalam Qur’an Surat Al- Qosos 77,” ungkap Prof Zainuddin, Rabu (08/12).

Dalam acara Parlemen Kampus yang diselenggarakan di kampus Ulil Albab ini, mengangkat tema Paradigma SDG’s tata kelolah sampah. Dengan digelar acara ini harapannya dapat merumuskan manajemen lingkungan yang baik dan aman. Hal ini tahapan menuju Indonesia yang baldatul thoyibatun wal ghofurirahim.

Muhaimin Iskandar sendiri menyatakan acara Parlemen kampus ini sangat penting. Pasalnya DPR harus menyoroti semua kebijakan Pemerintah, terasa ada ketidak arahan perjalanan penyelenggaraan negara. Lantaran ada banyak penekanan.

Maka Parlemen Kampus ini sekiranya dapat menyangga keputusan yang kadang tidak bisa mewujudkan cita-cita masyarakat. Sedangkan selama 15 tahun ini, dirasa Cak Imin-sapaan Muhaimin Iskandar, tidak ada kekritisan tehadap kebijakan Pemerintah. Ia mengkhawatirkan ketidakseimbangan dalam sebuah kebijakan.

“Jadi mahasiswa harus kritisi kebijakan Pemerintah, agar penyelenggaraan kenegaraan ini sesuai dengan yang diharapkan masyarakat,” tukasnya.

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry