Salah satu mahasiswa SUTD yang mencoba langsung proses menjahit bersama para penjahit di Koperasi Sumber Mulia Barokah. DUTA/wik

SURABAYA | duta.co – Sebanyak 60 mahasiswa dari Singapore University of Technology and Design (SUTD) dan Universitas Kristen Petra-Surabaya memberikan solusi teknologi bagi masalah sosial di Kota Pahlawan.

Melalui program Global Exploration Opportunities (GEO), para mahasiswa lintas negara ini merancang project untuk memperkuat operasional Koperasi Sumber Mulia Barokah di Tambak Wedi, Surabaya.

Koperasi ini merupakan mitra binaan Dinas Koperasi Pemkot Surabaya yang memberdayakan penjahit lokal, lansia, hingga penyandang disabilitas. Para mahasiswa menggunakan metode hackathon untuk menciptakan solusi berbasis Machine Learning dan Data Visualization bagi kemajuan koperasi.

“Program ini tidak hanya sekadar kunjungan budaya saja, tetapi juga menggunakan metode hackathon, di mana mahasiswa ditantang secara intensif selama dua hari terakhir untuk dapat menciptakan solusi berbasis Machine Learning dan Data Visualization bagi kemajuan koperasi,” ujar Vido Iskandar selaku PIC program GEO.

Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan melalui teknologi. Program imersi mancanegara SUTD ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan mereka dalam menjawab tantangan keberlanjutan di wilayah setempat. ril/wik

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry